SAHABAT PEMDA | BURU – Dewan Pimpinan Cabang Persatuan Wartawan Republik Indonesia (DPC PWRI) Kabupaten Buru menggelar kegiatan santunan sosial.
Kegiatan dipimpin Ketua Halija Assagaff, SH bersama Sekretaris Lamusa dan seluruh pengurus.
Aksi berbagi ini menyasar anak yatim piatu, dhuafa, dan mualaf di bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah.
Acara berlangsung di Aula Lantai II Kantor Desa Namlea, Kecamatan Namlea, Kabupaten Buru.
Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Buru yang juga Ketua Fraksi DPRD.
Turut hadir Sekretaris Desa Namlea, tokoh agama Alhabib Jafar Assagaf, serta para undangan.
Pembukaan acara diawali sambutan Ketua DPC PWRI, Halija Assagaff, SH.
Dalam sambutannya, ia menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran para tamu.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Roem Suplantuny, SE, Bapak Asnawi, dan Alhabib Jafar Assagaf, serta seluruh undangan,” ujarnya.
Ia juga menyapa anak yatim, dhuafa, dan para mualaf yang hadir dengan penuh kehangatan.
Wujud Kepedulian Sosial di Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah
Ketua DPC PWRI menegaskan bahwa kegiatan ini adalah bentuk kepedulian nyata terhadap sesama.
Menurutnya, santunan bukan sekadar bantuan, tetapi juga wujud ibadah bernilai mulia.
“Kepedulian kepada anak yatim bukan hanya bentuk perhatian, tetapi juga amal ibadah bernilai tinggi di hadapan Allah SWT,” imbuhnya.
Ia berharap kegiatan ini membawa manfaat dan kebahagiaan bagi penerima.
Ia juga menyampaikan bahwa hasil penggalangan dana masih terbatas.
Namun, ia berharap bantuan tersebut tetap memberikan arti bagi para penerima.
“Jangan dilihat dari besar kecilnya nilai, tetapi semoga santunan ini membawa kebahagiaan di bulan Ramadhan,” ucapnya.
Ia pun memotivasi anak-anak agar tetap semangat menuntut ilmu dan meraih masa depan.
“Kalian tidak sendiri, masih banyak yang peduli. Jadilah generasi kuat dan berakhlak mulia,” pesannya.
Ia menutup sambutan dengan harapan kegiatan ini menjadi amal jariyah bagi semua pihak.
Sekretaris Desa Namlea dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada PWRI.
Ia menilai kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian sosial yang patut dicontoh.
“Kami bangga, meski sederhana, PWRI mampu menghadirkan santunan di bulan suci Ramadhan,” ujarnya.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus ditingkatkan ke depannya.
Sambutan berikutnya disampaikan oleh Moh Roem Suplantuny, SE.
Ia mengapresiasi inisiatif PWRI dalam membantu masyarakat kurang mampu.
Wujud Kepedulian Sosial di Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah
“Ini adalah wujud kepedulian kemanusiaan yang patut diapresiasi,” katanya.
Ia berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut dan memberikan manfaat luas.
Acara dilanjutkan dengan tausiah oleh Ustadz Habib Ja’far Assagaf.
Tema yang diangkat adalah hikmah beramal di bulan Ramadhan.
Dalam ceramahnya, ia mengajak umat memperbanyak sedekah dan amal ibadah.
Ia menekankan pentingnya membantu fakir miskin, yatim piatu, dan mualaf.
“Apa yang dilakukan PWRI adalah contoh nyata kepedulian yang perlu didukung,” ujarnya.
Ia juga berpesan kepada anak-anak untuk terus belajar demi masa depan.
Habib menambahkan pentingnya profesionalisme dalam dunia jurnalistik.
Ia berharap PWRI semakin solid, aktif, dan terpercaya dalam menyampaikan informasi.
Acara ditutup dengan doa bersama dan penyerahan santunan kepada penerima manfaat.
Sebanyak 57 orang menerima bantuan dalam kegiatan tersebut.
Penyerahan santunan dilakukan secara simbolis oleh Ketua Golkar, Sekretaris Desa, dan Ketua DPC PWRI.
Turut serta Alhabib Jafar Assagaf dan Ketua Dewan Penasehat DPC PWRI dalam penyerahan.
Kegiatan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi banyak pihak untuk terus berbagi.
Semoga membawa keberkahan dan manfaat bagi seluruh masyarakat. (Kabiro Buru)











