Menu

Dark Mode
Ribuan Warga Meriahkan Pawai Obor 1 Muharram 1448 H di Cibinong, Simbol Semangat Hijrah dan Kebersamaan Sambutan 1 Tahun Kepemimpinan Bupati, KONI Kabupaten Buru Gelar Turnamen Olahraga Akbar di Alun-Alun Lapangan Pemerintah Kabupaten Bogor Ajak 10 Ribu Warga Hidup Sehat Melalui Jalan Sehat HJB ke-544 Pemkab Bogor Dorong Prestasi Atlet Berkebutuhan Khusus, 400 Peserta Ramaikan Bupati Cup SOIna 2026 35 Ribu Warga Padati Malam Puncak KaBOGORFEST 2026, Enau Meriahkan HJB Bogor ke-544 PGR Kabupaten Bogor Butuh Figur Yang Kuat Baik Finansial dan Jaringan Akar Rumput

National

JAM PIDUM dan IOJI Gelar Lokakarya Penguatan Penegakan Hukum untuk Perlindungan Laut

badge-check


					JAM PIDUM dan IOJI Gelar Lokakarya Penguatan Penegakan Hukum untuk Perlindungan Laut Perbesar

SAHABAT PEMDA | JAKARTA – Jaksa Agung Muda Pidana Umum (JAM Pidum) bersama IOJI menggelar lokakarya di Jakarta. Selasa (29/10)

Lokakarya ini bertema “Penguatan Penegakan Hukum Perlindungan Ekosistem Laut dan Pesisir Menghadapi Perubahan Iklim.”

Pada kesempatan tersebut, JAM Pidum dan CEO IOJI menandatangani perjanjian kerja sama. Tema kerja sama adalah

“Penguatan Kapasitas dalam Penanganan Kasus Sumber Daya Alam Kelautan dan Pesisir.”

Ia menegaskan pentingnya lokakarya ini di tengah tantangan global akibat perubahan iklim.

“Laut dan pesisir adalah aset berharga yang perlu kita jaga,” kata JAM Pidum.

Perubahan iklim yang nyata menuntut tindakan lebih serius untuk menjaga ekosistem laut dan pesisir.

“Indonesia memiliki potensi besar, termasuk menyimpan 17% karbon biru dunia,” jelasnya.

Namun, aktivitas manusia, seperti pertambakan dan pembangunan, mengancam kelestarian ekosistem laut.

“Dari 2009 hingga 2019, Indonesia kehilangan 182.091 hektar mangrove,” tambah JAM Pidum.

Peserta lokakarya diharapkan mendapat pengetahuan terkini tentang isu lingkungan dan hukum.

“Peningkatan kapasitas jaksa penting agar efektif menangani kasus-kasus lingkungan,” jelasnya.

Kolaborasi lintas lembaga juga penting untuk melindungi sumber daya alam. Kejaksaan bertindak sebagai penghubung utama dalam koordinasi antar-lembaga.

IOJI menyampaikan bahwa penguatan hukum lingkungan sangat dibutuhkan dalam menghadapi krisis iklim global.

“Perlindungan lingkungan harus jadi prioritas utama dalam kebijakan pembangunan,” ujar CEO IOJI.

Kejaksaan dan IOJI juga akan fokus pada pelatihan jaksa di bidang hukum lingkungan.

“Jaksa harus memahami pentingnya penegakan hukum dalam konservasi laut,” tambah JAM Pidum.

Kerja sama ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam melindungi ekosistem laut di Indonesia. (andi/*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Bupati Bogor Rudy Susmanto Raih Disway Top Regional Leader Awards 2026, Diakui Sukses Bangun Infrastruktur dan Konektivitas Daerah

11 June 2026 - 16:18 WIB

Diduga Sebarkan Isu Hoaks, Wakil Ketua KNPI BURU Sutrisno Buru MENEKAN Segera Pulihkan Nama Baik RM. AYAH ATAS

8 May 2026 - 15:55 WIB

Aksi Solidaritas untuk Vanessa Digelar di Mabes Polri, Desak Penangguhan Penahanan dan Gelar Perkara Khusus

1 April 2026 - 10:32 WIB

Viral Serangan Personal di Media Sosial, Rizwan Riswanto Tempuh Jalur Hukum, Publik Desak Mabes Polri Bertindak Tegas dan Tuntas

29 March 2026 - 11:39 WIB

Imbauan Polri Usai Shalat Idul Fitri 1447 H: Waspada Arus Balik dan Kepadatan Lalu Lintas

22 March 2026 - 14:17 WIB

Trending on Jakarta