Menu ✖

Dark Mode
Kapolres Buru Bersama Forkopimda Tinjau Langsung Lokasi PETI Gunung Nona BUPATI BURU DIAM, KEBERATAN DIKABULKAN? Kuasa Hukum Gugat Sikap Bungkam, SK Pengakuan AW sebagai Raja Petuanan Kaiely Dipersoalkan! Langkah Nyata Internasionalisasi Kampus, FKB UBSI Bangun Kolaborasi Akademik di Malaysia Proyek Drainase Rp199,7 Juta di Cilebut Timur Dimenangkan Perusahaan Asal Papua, BPI KPNPA RI Pertanyakan Aturan Afirmasi Bupati, Wakil Bupati, dan Unsur Forkopimda Tinjau Gunung Botak, Awasi Program Penataan dan Pemulihan Pertambangan Petisi 26 Desak Pemkab Bogor Relokasi Pasar Cikema: Soroti Potensi Maladministrasi dan Dugaan Kamuflase Bisnis

Bogor

Sekda Ajat Ajak ASN Kabupaten Bogor Miliki Sense of Crisis Hadapi Tantangan Fiskal 2026

badge-check


					Sekda Ajat Ajak ASN Kabupaten Bogor Miliki Sense of Crisis Hadapi Tantangan Fiskal 2026 Perbesar

Cibinong – Ditengah tantangan fiskal pada tahun anggaran 2026, Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, mengajak seluruh aparatur Pemerintah Kabupaten Bogor untuk meningkatkan kepekaan terhadap situasi dan dinamika fiskal daerah yang saat ini menunjukkan adanya tekanan dan tantangan pada tahun anggaran 2026.

Sekda menyampaikan bahwa kondisi keuangan daerah ke depan diproyeksikan lebih menantang dibandingkan tahun sebelumnya, sehingga diperlukan sikap waspada, adaptif, serta mampu menyesuaikan langkah kerja dengan prinsip efisiensi tanpa mengurangi kualitas pelayanan publik kepada masyarakat.

“Dalam kondisi seperti ini, kita perlu memiliki sense of crisis atau kepekaan terhadap situasi krisis, agar setiap kebijakan dan penggunaan anggaran benar-benar tepat sasaran, efisien, dan tetap memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat,” ujar Sekda Ajat.

Ia menegaskan, seluruh perangkat daerah harus mampu melakukan penyesuaian strategi kerja, termasuk di sektor pelayanan kesehatan. Rumah sakit daerah diminta tetap menjaga kualitas layanan secara optimal dengan tata kelola yang lebih efisien, tanpa menambah beban pembiayaan yang tidak produktif.

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Bogor juga terus mendorong optimalisasi pemanfaatan aset daerah seperti videotron, taman, dan billboard, sebagai bagian dari upaya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di tengah keterbatasan ruang fiskal.

Di sektor perpajakan, Pemkab Bogor akan memperkuat pendataan serta penataan perizinan villa di kawasan Puncak secara lebih tertib dan terukur guna mendukung optimalisasi penerimaan pajak daerah.

Meski menghadapi tekanan fiskal, Sekda menegaskan bahwa pelayanan publik tidak boleh terhenti. Program-program seperti penataan lingkungan, normalisasi saluran air, serta kebersihan kawasan tetap harus berjalan melalui penguatan kolaborasi dan semangat gotong royong lintas perangkat daerah dan masyarakat.

Menurutnya, sinergi antara camat, kepala desa, perangkat daerah, hingga masyarakat menjadi kunci dalam menjaga keberlanjutan pembangunan daerah. Salah satu bentuk nyata kolaborasi tersebut saat ini terlihat dalam penataan kawasan jalur Cijayanti–Bojong Koneng yang tengah dipersiapkan sebagai salah satu wajah Kabupaten Bogor.

Sekda Ajat menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Bogor untuk terus memperkuat integritas, tata kelola pemerintahan yang akuntabel, serta memastikan pelayanan publik tetap berjalan optimal di tengah tantangan fiskal yang dihadapi daerah. (Diskominfo Kabupaten Bogor/***)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Proyek Drainase Rp199,7 Juta di Cilebut Timur Dimenangkan Perusahaan Asal Papua, BPI KPNPA RI Pertanyakan Aturan Afirmasi

19 October 2026 - 07:17 WIB

Petisi 26 Desak Pemkab Bogor Relokasi Pasar Cikema: Soroti Potensi Maladministrasi dan Dugaan Kamuflase Bisnis

16 October 2026 - 23:35 WIB

Warga Kelurahan Tengah Pertanyakan Realisasi Drainase Musrenbang 2025 dan Hadiah Kelurahan Terbaik Kabupaten Bogor

16 October 2026 - 02:04 WIB

Betonisasi Jalan Desa Ligarmukti Rp144,6 Juta Disorot, Retakan Bermunculan, Diduga Tak Sesuai Spesifikasi?

15 October 2026 - 14:39 WIB

Reses di Cigudeg, Sastra Winara Serap Aspirasi Warga untuk Pembangunan Kabupaten Bogor

13 October 2026 - 14:03 WIB

Trending on Bogor