Menu ✖

Dark Mode
Kapolres Buru Bersama Forkopimda Tinjau Langsung Lokasi PETI Gunung Nona BUPATI BURU DIAM, KEBERATAN DIKABULKAN? Kuasa Hukum Gugat Sikap Bungkam, SK Pengakuan AW sebagai Raja Petuanan Kaiely Dipersoalkan! Langkah Nyata Internasionalisasi Kampus, FKB UBSI Bangun Kolaborasi Akademik di Malaysia Proyek Drainase Rp199,7 Juta di Cilebut Timur Dimenangkan Perusahaan Asal Papua, BPI KPNPA RI Pertanyakan Aturan Afirmasi Bupati, Wakil Bupati, dan Unsur Forkopimda Tinjau Gunung Botak, Awasi Program Penataan dan Pemulihan Pertambangan Petisi 26 Desak Pemkab Bogor Relokasi Pasar Cikema: Soroti Potensi Maladministrasi dan Dugaan Kamuflase Bisnis

Bogor

Rudy Susmanto Tegaskan Komitmen Lindungi Lingkungan Kabupaten Bogor

badge-check


					Rudy Susmanto Tegaskan Komitmen Lindungi Lingkungan Kabupaten Bogor Perbesar

SAHABAT PEMDA | CISARUA – Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menegaskan komitmennya dalam menjaga kelestarian lingkungan di wilayahnya. Ia turut mendampingi para menteri dalam kunjungan kerja ke beberapa titik strategis yang berada di bawah kewenangan pemerintah provinsi dan kementerian terkait. Langkah ini dilakukan untuk memastikan adanya upaya konkret dalam menjaga ekosistem yang semakin terancam.

“Kami mendampingi para Menteri karena beberapa titik yang kami kunjungi adalah kewenangan pemerintah provinsi dan kementerian terkait. Kami ingin memastikan masyarakat dapat melihat langkah konkret yang akan diambil,” ujar Rudy Susmanto, Kamis (6/3).

Ia menekankan pentingnya kerja sama antara pemerintah daerah, provinsi, dan pusat dalam menjaga keseimbangan lingkungan, terutama di kawasan yang memiliki peran krusial bagi wilayah Jabodetabek. Menurutnya, kebijakan yang diambil tidak hanya akan berdampak pada Kabupaten Bogor, tetapi juga daerah sekitarnya.

“Kami ingin bekerja sama dengan pemerintah provinsi dan pusat untuk menjaga kelestarian alam. Kebijakan ini tidak hanya untuk Bogor, tetapi untuk seluruh masyarakat di wilayah Jabodetabek,” kata Rudy.

Dalam tinjauannya, ia menemukan adanya perubahan fungsi lahan di beberapa kawasan yang seharusnya dilindungi. Banyak lahan yang berperan sebagai daerah resapan air kini beralih fungsi menjadi lahan pertanian. Hal ini dinilai dapat berdampak buruk terhadap ketersediaan air tanah dan keseimbangan ekosistem.

“Kami menemukan bahwa sebagian besar kawasan yang harusnya dilindungi kini telah diubah menjadi kawasan pertanian, padahal kawasan tersebut memiliki fungsi penting sebagai resapan air tanah,” jelasnya.

Sebagai langkah konkret, pemerintah daerah akan terus melakukan kajian ilmiah serta pengawasan ketat terhadap penggunaan lahan agar tidak merusak ekosistem yang ada. Selain itu, Rudy menegaskan bahwa pihaknya akan mengevaluasi setiap indikasi pelanggaran dan menindaklanjutinya sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

“Jika terbukti ada pelanggaran, kita akan evaluasi dan menindaklanjuti dengan langkah yang tegas, sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” tegasnya. (FZ)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Proyek Drainase Rp199,7 Juta di Cilebut Timur Dimenangkan Perusahaan Asal Papua, BPI KPNPA RI Pertanyakan Aturan Afirmasi

19 October 2026 - 07:17 WIB

Petisi 26 Desak Pemkab Bogor Relokasi Pasar Cikema: Soroti Potensi Maladministrasi dan Dugaan Kamuflase Bisnis

16 October 2026 - 23:35 WIB

Warga Kelurahan Tengah Pertanyakan Realisasi Drainase Musrenbang 2025 dan Hadiah Kelurahan Terbaik Kabupaten Bogor

16 October 2026 - 02:04 WIB

Betonisasi Jalan Desa Ligarmukti Rp144,6 Juta Disorot, Retakan Bermunculan, Diduga Tak Sesuai Spesifikasi?

15 October 2026 - 14:39 WIB

Reses di Cigudeg, Sastra Winara Serap Aspirasi Warga untuk Pembangunan Kabupaten Bogor

13 October 2026 - 14:03 WIB

Trending on Bogor