Menu ✖

Dark Mode
Kapolres Buru Bersama Forkopimda Tinjau Langsung Lokasi PETI Gunung Nona BUPATI BURU DIAM, KEBERATAN DIKABULKAN? Kuasa Hukum Gugat Sikap Bungkam, SK Pengakuan AW sebagai Raja Petuanan Kaiely Dipersoalkan! Langkah Nyata Internasionalisasi Kampus, FKB UBSI Bangun Kolaborasi Akademik di Malaysia Proyek Drainase Rp199,7 Juta di Cilebut Timur Dimenangkan Perusahaan Asal Papua, BPI KPNPA RI Pertanyakan Aturan Afirmasi Bupati, Wakil Bupati, dan Unsur Forkopimda Tinjau Gunung Botak, Awasi Program Penataan dan Pemulihan Pertambangan Petisi 26 Desak Pemkab Bogor Relokasi Pasar Cikema: Soroti Potensi Maladministrasi dan Dugaan Kamuflase Bisnis

Bogor

Rudy Susmanto Hidupkan Kembali Budaya Gotong Royong, Korvei Massal Dimulai Sepanjang Jalan Raya Jakarta–Bogor

badge-check


					Rudy Susmanto Hidupkan Kembali Budaya Gotong Royong, Korvei Massal Dimulai Sepanjang Jalan Raya Jakarta–Bogor Perbesar

SUKARAJA – Bupati Bogor, Rudy Susmanto, mengajak seluruh perangkat daerah, pemerintah kecamatan, kelurahan, desa, serta unsur TNI-Polri untuk menghidupkan kembali budaya gotong royong melalui gerakan korvei dan tata bersih di sepanjang Jalan Raya Jakarta–Bogor. Kegiatan diawali dengan apel gabungan di halaman Kantor Dinas Perhubungan Kabupaten Bogor, Senin (6/7/2026) 

Kegiatan ini diikuti Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor Ajat Rochmat Jatnika, para Kepala Perangkat Daerah, Forkopimcam, Lurah se-Kecamatan Cibinong, Satpol PP, Dinas Pemadam Kebakaran, Dinas Perhubungan, Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkim), Dinas Pekerjaan Umum, serta jajaran lainnya.

Usai apel, seluruh peserta langsung bergerak melaksanakan korvei dan penataan kawasan sepanjang Jalan Raya Jakarta–Bogor, dimulai dari perbatasan Kota Bogor hingga perbatasan Kota Depok. Kegiatan ini merupakan langkah awal Pemerintah Kabupaten Bogor dalam mewujudkan lingkungan yang bersih, tertata, indah, dan nyaman bagi masyarakat.

Bupati Bogor Rudy Susmanto menegaskan bahwa penataan wilayah tidak mungkin diselesaikan pemerintah sendiri. Dengan luas wilayah yang mencakup 40 kecamatan, 416 desa, dan 19 kelurahan, dibutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat melalui semangat gotong royong.

“Kalau bicara kebersihan dan penataan, tidak bisa sepenuhnya diselesaikan oleh Pemerintah Kabupaten Bogor. Kita butuh gotong royong bersama-sama. Mari kita ubah Bogor bersama-sama. Kuncinya hanya satu, kita ingin Bogor bersih,” tegas Rudy.

Menurut Rudy, wajah Kabupaten Bogor yang bersih dan tertata merupakan tanggung jawab bersama. Ia mengapresiasi para petugas lapangan yang selama ini bekerja menjaga kebersihan tanpa banyak diketahui masyarakat.

“Wajah Bogor menjadi bersih dan indah karena kerja keras orang-orang yang sering tidak terlihat. Mereka adalah para petugas kebersihan dari berbagai perangkat daerah yang setiap hari berjasa menjaga Kabupaten Bogor,” ujarnya.

Bupati Bogor juga menegaskan penataan dilakukan dengan tetap mengedepankan pendekatan persuasif kepada para pelaku usaha. Bangunan yang berdiri di atas fasilitas umum atau pedestrian akan diminta melakukan pembongkaran secara mandiri, sementara pemilik usaha yang menjaga kebersihan dan tidak mengganggu kepentingan umum tetap dipersilakan menjalankan usahanya.

“Hak masyarakat untuk mencari rezeki tetap kita hormati. Tetapi hak pengguna jalan juga harus kita lindungi. Karena itu, seluruh pemilik usaha wajib menjaga kebersihan di lingkungan usahanya masing-masing,” katanya.

Rudy menargetkan penataan tahap awal dari perbatasan Kota Bogor hingga Simpang Empat Kandang Roda dapat diselesaikan dalam waktu maksimal dua hari, sebelum dilanjutkan dari perbatasan Kota Depok menuju Flyover Cibinong dan secara bertahap menjangkau seluruh wilayah Kabupaten Bogor.

Ia juga meminta para camat, lurah, kepala desa, RT, dan RW tidak menunggu instruksi ataupun kunjungan pemerintah daerah untuk memulai gerakan bersih-bersih di wilayah masing-masing.

“Kita ingin hidupkan kembali budaya gotong royong karena di balik gotong royong ada kekuatan besar, yaitu kebersamaan dan silaturahmi,” ungkap Rudy.

Selain membersihkan sampah, Pemerintah Kabupaten Bogor juga melakukan penataan kabel yang menjuntai, pembongkaran penutup lokasi pembuangan sampah liar, pencopotan baliho yang mengganggu keindahan, hingga mencabut paku yang menempel di batang pohon sebagai bagian dari upaya menciptakan ruang publik yang aman, nyaman, dan asri.

Melalui gerakan ini, Pemerintah Kabupaten Bogor berharap semangat gotong royong kembali tumbuh di tengah masyarakat sehingga kebersihan lingkungan dapat dijaga secara berkelanjutan, sekaligus mewujudkan Kabupaten Bogor yang lebih maju, aman, adil, makmur, dan nyaman untuk seluruh masyarakat. (Diskominfo Kabupaten Bogor/***)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Proyek Drainase Rp199,7 Juta di Cilebut Timur Dimenangkan Perusahaan Asal Papua, BPI KPNPA RI Pertanyakan Aturan Afirmasi

19 October 2026 - 07:17 WIB

Petisi 26 Desak Pemkab Bogor Relokasi Pasar Cikema: Soroti Potensi Maladministrasi dan Dugaan Kamuflase Bisnis

16 October 2026 - 23:35 WIB

Warga Kelurahan Tengah Pertanyakan Realisasi Drainase Musrenbang 2025 dan Hadiah Kelurahan Terbaik Kabupaten Bogor

16 October 2026 - 02:04 WIB

Betonisasi Jalan Desa Ligarmukti Rp144,6 Juta Disorot, Retakan Bermunculan, Diduga Tak Sesuai Spesifikasi?

15 October 2026 - 14:39 WIB

Reses di Cigudeg, Sastra Winara Serap Aspirasi Warga untuk Pembangunan Kabupaten Bogor

13 October 2026 - 14:03 WIB

Trending on Bogor