NAMLEA – Pengurus Persatuan Wartawan Republik Indonesia (PWRI) Kabupaten Buru turut memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Buru Ke-27 yang jatuh pada 12 Oktober 1999 – 12 Oktober 2026.
Ketua PWRI Kabupaten Buru, Halija Assagaf, SH, tampil menonjol bersama jajaran pengurus dengan menampilkan barisan seni etnis Suku Arab yang mengenakan busana adat Arab lengkap dengan Igal dan Sorban.
Kehadiran PWRI Buru dengan nuansa etnis Arab ini menjadi daya tarik tersendiri dalam pawai budaya HUT Kabupaten Buru. Busana putih khas Arab yang dikenakan dinilai sebagai simbol keberagaman dan kekayaan budaya yang ada di Kabupaten Buru.
“Kami dari PWRI Kabupaten Buru mengucapkan Dirgahayu Kabupaten Buru Ke-27. Tahun ini kami sengaja menampilkan seni etnis Suku Arab dengan busana adat Arab untuk menunjukkan bahwa Buru adalah rumah bagi semua suku, semua bersatu Membangun Bersama Menuju Buru Berseri,” ujar Halija Assagaf, SH, Ketua PWRI Kabupaten Buru, saat ditemui di sela-sela kegiatan.
Menurut Halija, partisipasi PWRI bukan hanya sebagai peliput, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang ikut melestarikan budaya dan memeriahkan hari jadi daerah.
“Kami PWRI Buru akan terus bersinergi dengan Pemerintah Daerah dalam membangun informasi yang positif dan membangun Buru yang lebih maju,” tambahnya.
Peringatan HUT Kabupaten Buru Ke-27 tahun ini mengusung tema “Membangun Bersama Menuju Buru Berseri” yang diharapkan dapat memotivasi seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama membangun Kabupaten Buru.
Acara berlangsung meriah dengan diikuti berbagai paguyuban etnis, organisasi masyarakat, pelajar, dan instansi pemerintah. (Yyt)











