Menu ✖

Dark Mode
Kapolres Buru Bersama Forkopimda Tinjau Langsung Lokasi PETI Gunung Nona BUPATI BURU DIAM, KEBERATAN DIKABULKAN? Kuasa Hukum Gugat Sikap Bungkam, SK Pengakuan AW sebagai Raja Petuanan Kaiely Dipersoalkan! Langkah Nyata Internasionalisasi Kampus, FKB UBSI Bangun Kolaborasi Akademik di Malaysia Proyek Drainase Rp199,7 Juta di Cilebut Timur Dimenangkan Perusahaan Asal Papua, BPI KPNPA RI Pertanyakan Aturan Afirmasi Bupati, Wakil Bupati, dan Unsur Forkopimda Tinjau Gunung Botak, Awasi Program Penataan dan Pemulihan Pertambangan Petisi 26 Desak Pemkab Bogor Relokasi Pasar Cikema: Soroti Potensi Maladministrasi dan Dugaan Kamuflase Bisnis

Bogor

Pesat Fest: Membangun Karakter Siswa di Era Digital Melalui Budaya dan Kreativitas

badge-check


					Pesat Fest: Membangun Karakter Siswa di Era Digital Melalui Budaya dan Kreativitas Perbesar

SAHABAT PEMDA BOGOR | CIBINONG – SMA Plus PGRI Cibinong menggelar Festival Budaya Pesat Fest yang dipadukan dengan P5 (Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila) untuk mengembangkan karakter siswa sesuai Profil Pelajar Pancasila.

Acara ini bertema “Merangkai Karya dan Membangun Bangsa” dan dilaksanakan di halaman SMA pada Rabu (6/11/24).

Kepala Sekolah SMA Plus PGRI Cibinong, Agus Rohiman, mengatakan kegiatan ini bertujuan menangkal dampak negatif digitalisasi yang berpotensi menggerus budaya bangsa.

“Acara ini sarana meningkatkan rasa nasionalisme dan memperkenalkan budaya pada siswa sebagai kader bangsa,” ungkap Agus. Menurutnya, siswa harus kreatif dalam mengkolaborasikan budaya dengan teknologi di era digital.

“Kegiatan ini membuat mereka saling mengenal budaya satu sama lain,” tambah Agus.

“Di era teknologi informasi, mereka bisa belajar dari banyak sumber. Dengan saling mengenal, mereka akan menghargai, bersinergi, dan berkolaborasi,” tuturnya.

Widya Prada Ahli Madya Direktorat SMA Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Asep Sukmayadi, mengapresiasi acara Pesat Fest ini.

“Kader bangsa berkualitas tergantung pada pengasuhan lembaga pendidikan,” kata Asep.

Pesat Fest memberi wadah bagi siswa untuk menuangkan ide cemerlang yang mengaitkan budaya dengan teknologi digital.

“Anak-anak menampilkan konsep menghubungkan budaya dengan digitalisasi,” tambahnya. “Untuk Gen Z, ini kegiatan yang sangat inspiratif,” jelasnya lebih lanjut.

Memperkuat Karakter dan Kreativitas Pelajar di Tengah Arus Digitalisasi

Amir Hamzah dari Kementerian Ekonomi Kreatif menyebut generasi muda harus aktif dalam ekonomi kreatif Indonesia menuju Indonesia Emas 2045.

“Ekonomi kreatif Indonesia kini menduduki peringkat dunia setelah Amerika dan Korea Selatan,” ungkap Amir. “Generasi muda harus jadi penggerak utama pembangunan Indonesia, khususnya sektor ekonomi kreatif,” jelasnya.

“Kita punya peran penting sebagai penggerak utama pembangunan dan terus berkarya,” tuturnya.

Amir mengucapkan terima kasih kepada semua pihak atas dukungan pada Pesat Fest 2024. “Semoga generasi muda dapat menciptakan inovasi yang menjawab kebutuhan pasar,” tambahnya.

Camat Cibinong, Acep Sajidin, turut mendukung terselenggaranya Pesat Fest 2024 ini.

“Acara ini menjadi wadah yang baik bagi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk mengembangkan potensi diri,” ucap Acep. “Saya berharap acara ini memicu ide kreatif yang dapat memajukan daerah,” tutupnya. (fz/*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Proyek Drainase Rp199,7 Juta di Cilebut Timur Dimenangkan Perusahaan Asal Papua, BPI KPNPA RI Pertanyakan Aturan Afirmasi

19 October 2026 - 07:17 WIB

Petisi 26 Desak Pemkab Bogor Relokasi Pasar Cikema: Soroti Potensi Maladministrasi dan Dugaan Kamuflase Bisnis

16 October 2026 - 23:35 WIB

Warga Kelurahan Tengah Pertanyakan Realisasi Drainase Musrenbang 2025 dan Hadiah Kelurahan Terbaik Kabupaten Bogor

16 October 2026 - 02:04 WIB

Betonisasi Jalan Desa Ligarmukti Rp144,6 Juta Disorot, Retakan Bermunculan, Diduga Tak Sesuai Spesifikasi?

15 October 2026 - 14:39 WIB

Reses di Cigudeg, Sastra Winara Serap Aspirasi Warga untuk Pembangunan Kabupaten Bogor

13 October 2026 - 14:03 WIB

Trending on Bogor