Menu ✖

Dark Mode
Kapolres Buru Bersama Forkopimda Tinjau Langsung Lokasi PETI Gunung Nona BUPATI BURU DIAM, KEBERATAN DIKABULKAN? Kuasa Hukum Gugat Sikap Bungkam, SK Pengakuan AW sebagai Raja Petuanan Kaiely Dipersoalkan! Langkah Nyata Internasionalisasi Kampus, FKB UBSI Bangun Kolaborasi Akademik di Malaysia Proyek Drainase Rp199,7 Juta di Cilebut Timur Dimenangkan Perusahaan Asal Papua, BPI KPNPA RI Pertanyakan Aturan Afirmasi Bupati, Wakil Bupati, dan Unsur Forkopimda Tinjau Gunung Botak, Awasi Program Penataan dan Pemulihan Pertambangan Petisi 26 Desak Pemkab Bogor Relokasi Pasar Cikema: Soroti Potensi Maladministrasi dan Dugaan Kamuflase Bisnis

Bogor

Kolaborasi Pemkab dan Baznas Bogor Perkuat Pengelolaan Zakat

badge-check


					Kolaborasi Pemkab dan Baznas Bogor Perkuat Pengelolaan Zakat Perbesar

SAHABAT PEMDA BOGOR | CIBINONG – Pemerintah Kabupaten Bogor mendorong peningkatan kapasitas dan kualitas Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Baznas Bogor. Langkah ini bertujuan meningkatkan efektivitas pengelolaan zakat di wilayah Bogor.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Pedri Hariyanto, menyampaikan hal tersebut. Pedri mewakili Pj. Bupati dalam rapat koordinasi UPZ Baznas Kabupaten Bogor di Aula Baznas, Cibinong.

Acara dihadiri UPZ dari berbagai lingkup perangkat daerah, BUMD, dan instansi vertikal. Hadir juga pejabat Baznas, Ketua Pengadilan Agama Cibinong, perwakilan Forkopimda, dan pihak terkait.

Pedri Hariyanto menjelaskan, Baznas Kabupaten Bogor membentuk UPZ untuk mengelola dana zakat, infak, dan sedekah. UPZ berperan penting dalam proses pengumpulan dana zakat di Kabupaten Bogor.

“UPZ merupakan kepanjangan tangan Baznas, mencatat dan mengumpulkan zakat. Tugas ini harus dijalankan secara tertib, transparan, dan akuntabel,” ujar Pedri.

Ia menambahkan, diperlukan sosialisasi dan internalisasi untuk meningkatkan kinerja UPZ. Selain itu, pembinaan dan evaluasi bagi UPZ perlu dilakukan agar sesuai ketentuan.

Pedri menyebut rapat koordinasi ini sebagai langkah evaluasi untuk meningkatkan kinerja UPZ di Kabupaten Bogor. Diharapkan, UPZ mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat.

“Rakor ini juga diharapkan dapat memberi motivasi agar UPZ senantiasa berupaya memberikan manfaat bagi sesama,” ungkapnya.

Menurut Pedri, zakat bukan hanya kewajiban individu umat Islam, tetapi juga wujud hubungan sosial. Zakat berperan penting dalam menciptakan kesejahteraan masyarakat.

Ketua Baznas Kabupaten Bogor, KH. Lesmana menyebut kegiatan ini sebagai momentum mempererat sinergi UPZ. Hal ini dilakukan untuk memastikan pengelolaan zakat sesuai prinsip aman syar’i dan aman regulasi.

“Rakor ini membuka ruang sinergi dan berbagi pengalaman antar-UPZ. Tujuannya agar semakin amanah,” tutur KH. Lesmana.

Ia berharap kebersamaan Baznas dan Pemkab Bogor dalam meningkatkan kesadaran zakat terus terjaga. “Kami berterima kasih kepada Pj. Bupati Bogor dan pegawai Pemkab yang telah membayar zakat,” tambahnya.

KH. Lesmana menegaskan pentingnya dukungan semua pihak dalam pengelolaan zakat untuk mendukung pembangunan. (red/*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Proyek Drainase Rp199,7 Juta di Cilebut Timur Dimenangkan Perusahaan Asal Papua, BPI KPNPA RI Pertanyakan Aturan Afirmasi

19 October 2026 - 07:17 WIB

Petisi 26 Desak Pemkab Bogor Relokasi Pasar Cikema: Soroti Potensi Maladministrasi dan Dugaan Kamuflase Bisnis

16 October 2026 - 23:35 WIB

Warga Kelurahan Tengah Pertanyakan Realisasi Drainase Musrenbang 2025 dan Hadiah Kelurahan Terbaik Kabupaten Bogor

16 October 2026 - 02:04 WIB

Betonisasi Jalan Desa Ligarmukti Rp144,6 Juta Disorot, Retakan Bermunculan, Diduga Tak Sesuai Spesifikasi?

15 October 2026 - 14:39 WIB

Reses di Cigudeg, Sastra Winara Serap Aspirasi Warga untuk Pembangunan Kabupaten Bogor

13 October 2026 - 14:03 WIB

Trending on Bogor