Menu ✖

Dark Mode
Kapolres Buru Bersama Forkopimda Tinjau Langsung Lokasi PETI Gunung Nona BUPATI BURU DIAM, KEBERATAN DIKABULKAN? Kuasa Hukum Gugat Sikap Bungkam, SK Pengakuan AW sebagai Raja Petuanan Kaiely Dipersoalkan! Langkah Nyata Internasionalisasi Kampus, FKB UBSI Bangun Kolaborasi Akademik di Malaysia Proyek Drainase Rp199,7 Juta di Cilebut Timur Dimenangkan Perusahaan Asal Papua, BPI KPNPA RI Pertanyakan Aturan Afirmasi Bupati, Wakil Bupati, dan Unsur Forkopimda Tinjau Gunung Botak, Awasi Program Penataan dan Pemulihan Pertambangan Petisi 26 Desak Pemkab Bogor Relokasi Pasar Cikema: Soroti Potensi Maladministrasi dan Dugaan Kamuflase Bisnis

Bogor

Kesiapan KPUD Kabupaten Bogor Menjelang Pilkada 2024, Simulasi Pemungutan dan Sirekap Digelar

badge-check


					Kesiapan KPUD Kabupaten Bogor Menjelang Pilkada 2024, Simulasi Pemungutan dan Sirekap Digelar Perbesar

SAB-DA.COM | CIBINONG – Menjelang Pilkada 2024, KPUD Kabupaten Bogor bersinergi dengan Pemkab Bogor. Keduanya mematangkan persiapan Pilkada lewat simulasi pemungutan, perhitungan suara, dan penggunaan Sirekap.

Simulasi ini ditinjau langsung oleh Pj. Bupati Bachril Bakri didampingi Sekda Ajat Rochmat Jatnika di Lapang Sepak Bola Marsela, Sukahati, Cibinong, Sabtu (9/11/24).

Pj. Bupati Bogor, Bachril Bakri, menyebutkan simulasi ini adalah langkah strategis. Langkah ini memperkuat sistem Pemilu yang transparan, akuntabel, dan efisien. Persiapan ini penting untuk melatih petugas lapangan menghadapi tantangan teknis.

“Harapan saya, kita bisa antisipasi apa saja yang harus disikapi pada Pilkada 27 November. Saya juga berharap KPPS memperhatikan pemilih disabilitas, membimbing mereka ke tempat dengan benar,” kata Bachril Bakri.

Bachril juga menegaskan pentingnya memahami penggunaan Sirekap untuk digitalisasi rekapitulasi suara. “Penggunaan Sirekap ini membantu meminimalisir human error serta mempercepat akses hasil Pemilu,” tambahnya.

“Semoga Pilkada berjalan lancar, transparan, dan bebas kecurangan. Masyarakat harus menggunakan hak pilihnya, jangan Golput,” lanjut Bachril. Pemerintah berencana menjadikan 27 November sebagai hari libur nasional.

Ketua KPU Jawa Barat, Ummy Wahyuni, menjelaskan Pilkada serentak akan berlangsung di seluruh Indonesia, termasuk di Bogor. “Kabupaten Bogor khususnya Cibinong memiliki jumlah pemilih tertinggi, melebihi Kota Banjar dan Cimahi. Simulasi ini penting untuk memastikan kesiapan Kabupaten Bogor,” jelas Ummy Wahyuni.

Ummy juga memberikan apresiasi kepada KPU Kabupaten Bogor. “Simulasi ini penting bagi pemilih disabilitas, memastikan aksesibilitas bagi semua. Terima kasih kepada Pemkab Bogor dan Forkopimda atas dukungannya,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua KPU Kabupaten Bogor, Muhamad Adi Kurnia, menyatakan simulasi ini adalah tindak lanjut dari surat KPU RI. “Hari ini simulasi pertama dan terakhir di Kabupaten Bogor, selanjutnya kegiatan dilakukan di kantor KPU,” ujarnya.

“Melalui simulasi ini, kami bisa mengukur efektivitas waktu pemungutan hingga perhitungan suara. Diharapkan, KPPS menjalankan tugasnya pada 27 November dengan baik,” pungkasnya. (red/*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Proyek Drainase Rp199,7 Juta di Cilebut Timur Dimenangkan Perusahaan Asal Papua, BPI KPNPA RI Pertanyakan Aturan Afirmasi

19 October 2026 - 07:17 WIB

Petisi 26 Desak Pemkab Bogor Relokasi Pasar Cikema: Soroti Potensi Maladministrasi dan Dugaan Kamuflase Bisnis

16 October 2026 - 23:35 WIB

Warga Kelurahan Tengah Pertanyakan Realisasi Drainase Musrenbang 2025 dan Hadiah Kelurahan Terbaik Kabupaten Bogor

16 October 2026 - 02:04 WIB

Betonisasi Jalan Desa Ligarmukti Rp144,6 Juta Disorot, Retakan Bermunculan, Diduga Tak Sesuai Spesifikasi?

15 October 2026 - 14:39 WIB

Reses di Cigudeg, Sastra Winara Serap Aspirasi Warga untuk Pembangunan Kabupaten Bogor

13 October 2026 - 14:03 WIB

Trending on Bogor