Menu ✖

Dark Mode
Kapolres Buru Bersama Forkopimda Tinjau Langsung Lokasi PETI Gunung Nona BUPATI BURU DIAM, KEBERATAN DIKABULKAN? Kuasa Hukum Gugat Sikap Bungkam, SK Pengakuan AW sebagai Raja Petuanan Kaiely Dipersoalkan! Langkah Nyata Internasionalisasi Kampus, FKB UBSI Bangun Kolaborasi Akademik di Malaysia Proyek Drainase Rp199,7 Juta di Cilebut Timur Dimenangkan Perusahaan Asal Papua, BPI KPNPA RI Pertanyakan Aturan Afirmasi Bupati, Wakil Bupati, dan Unsur Forkopimda Tinjau Gunung Botak, Awasi Program Penataan dan Pemulihan Pertambangan Petisi 26 Desak Pemkab Bogor Relokasi Pasar Cikema: Soroti Potensi Maladministrasi dan Dugaan Kamuflase Bisnis

Bogor

Cabup Rudy Susmanto Sapa Warga 5 Desa di Citeureup, Paparkan Program Kerja

badge-check


					Cabup Rudy Susmanto Sapa Warga 5 Desa di Citeureup, Paparkan Program Kerja Perbesar

SAHABAT PEMDA | CITEUREUP – Calon Bupati (Cabup) Bogor nomor urut 1, Rudy Susmanto, menyapa warga dalam kampanye Pilkada 2024. Kali ini, kegiatan sapa warga digelar di Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor.

Seperti biasanya, antusiasme warga sangat tinggi saat Rudy hadir. Kunjungan kali ini mencakup lima lokasi di Desa Sukahati, Tajur, Pasirmukti, Gunungsari, dan Tarikolot.

Setiap lokasi dipadati warga, terutama kaum ibu, yang menunggu Cabup pilihannya. Ribuan warga terlihat sangat antusias menyambut kehadiran Rudy.

Rudy, yang berpasangan dengan Jaro Ade, menyampaikan visi dan misi realistis. Program-program ini, katanya, dapat direalisasikan dan sesuai kebutuhan warga.

“Ibu-ibu dan bapak-bapak, terima kasih sudah hadir. Saya pastikan program kami bisa direalisasikan,” ujar Rudy Susmanto, Kamis (7/11/24).

Salah satu program unggulannya adalah SPP gratis untuk siswa kurang mampu di sekolah swasta. “Anak ibu-ibu yang tidak diterima di sekolah negeri, jangan khawatir. Kami siapkan program SPP gratis di sekolah swasta sampai lulus,” jelasnya.

Program SPP gratis ini diperuntukkan bagi keluarga kurang mampu yang kesulitan akses ke sekolah negeri. Program ini diharapkan meringankan beban biaya pendidikan di Kabupaten Bogor.

Selain itu, Rudy juga menawarkan program Digitalisasi Desa yang bisa digunakan untuk menyampaikan keluhan warga.

“Program digitalisasi ini memungkinkan kita mengetahui apa yang dikeluhkan dan diinginkan warga,” tambah Rudy.

Sistem digitalisasi desa nantinya akan terintegrasi dengan sistem digitalisasi Pemerintah Kabupaten Bogor. Program ini memungkinkan pemerintah mengetahui kebutuhan masyarakat secara cepat dan tepat.

“Digitalisasi desa ini sangat strategis karena bisa mendengar langsung kebutuhan masyarakat,” pungkasnya.

Dengan program tersebut, Rudy berharap bisa memenuhi aspirasi warga Kabupaten Bogor dan meningkatkan pelayanan di tingkat desa. (Red/*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Proyek Drainase Rp199,7 Juta di Cilebut Timur Dimenangkan Perusahaan Asal Papua, BPI KPNPA RI Pertanyakan Aturan Afirmasi

19 October 2026 - 07:17 WIB

Petisi 26 Desak Pemkab Bogor Relokasi Pasar Cikema: Soroti Potensi Maladministrasi dan Dugaan Kamuflase Bisnis

16 October 2026 - 23:35 WIB

Warga Kelurahan Tengah Pertanyakan Realisasi Drainase Musrenbang 2025 dan Hadiah Kelurahan Terbaik Kabupaten Bogor

16 October 2026 - 02:04 WIB

Betonisasi Jalan Desa Ligarmukti Rp144,6 Juta Disorot, Retakan Bermunculan, Diduga Tak Sesuai Spesifikasi?

15 October 2026 - 14:39 WIB

Reses di Cigudeg, Sastra Winara Serap Aspirasi Warga untuk Pembangunan Kabupaten Bogor

13 October 2026 - 14:03 WIB

Trending on Bogor