Menu ✖

Dark Mode
Kapolres Buru Bersama Forkopimda Tinjau Langsung Lokasi PETI Gunung Nona BUPATI BURU DIAM, KEBERATAN DIKABULKAN? Kuasa Hukum Gugat Sikap Bungkam, SK Pengakuan AW sebagai Raja Petuanan Kaiely Dipersoalkan! Langkah Nyata Internasionalisasi Kampus, FKB UBSI Bangun Kolaborasi Akademik di Malaysia Proyek Drainase Rp199,7 Juta di Cilebut Timur Dimenangkan Perusahaan Asal Papua, BPI KPNPA RI Pertanyakan Aturan Afirmasi Bupati, Wakil Bupati, dan Unsur Forkopimda Tinjau Gunung Botak, Awasi Program Penataan dan Pemulihan Pertambangan Petisi 26 Desak Pemkab Bogor Relokasi Pasar Cikema: Soroti Potensi Maladministrasi dan Dugaan Kamuflase Bisnis

Bogor

Bunda Forum Anak Kabupaten Bogor Dorong Optimalisasi Peran Forum Anak Daerah

badge-check


					Bunda Forum Anak Kabupaten Bogor Dorong Optimalisasi Peran Forum Anak Daerah Perbesar

SAHABAT PEMDA BOGOR | MEGAMENDUNG – Bunda Forum Anak Kabupaten Bogor, RR. Indah Dewi Pangestu Bachril, meminta optimalisasi Forum Anak Daerah (FAD).

Menurutnya, FAD berperan penting dalam partisipasi anak sebagai pelapor dan pelopor.

Hal ini disampaikan Indah saat membuka Pelatihan FAD di Hotel New Ayuda, Megamendung, Sabtu (2/11).

Kegiatan ini diikuti perwakilan anak dari 40 kecamatan se-Kabupaten Bogor.

Acara dibuka oleh Bunda Forum Anak, yang juga Pj. Ketua TP PKK Kabupaten Bogor.

Hadir pula Kepala DP3AP2KB Kabupaten Bogor, Sussy Rahayu Agustini, dan pemateri dari DP3AKB Jawa Barat, IPB University, serta fasilitator FAD Kabupaten Bogor.

Indah menjelaskan, Kabupaten Bogor berkomitmen menjadi Kabupaten Layak Anak.

Komitmen ini diwujudkan melalui Perda No. 3 Tahun 2023.

“Forum Anak perlu dioptimalkan untuk peran pelapor dan pelopor anak,” kata Indah.

Menurut Indah, Forum Anak adalah kumpulan anak terpilih melalui seleksi panjang.

Mereka perlu diberi pembekalan untuk menunjang tugas pelapor dan pelopor.

“Anak-anak harus menjadi corong suara bagi teman-teman di daerah,” ujarnya.

Indah menambahkan, Forum Anak memiliki fungsi menampung aspirasi, suara, pendapat, dan kebutuhan anak.

Anggota FAD Kabupaten Bogor dianggap representatif sebagai anak-anak pilihan daerah.

“Kawan-kawan harus menyampaikan aspirasi teman dan saudara sebagai pertimbangan kebijakan,” tambah Indah.

Dia berharap aspirasi anak-anak turut mempengaruhi perumusan kebijakan pemerintah.

Kepala DP3AP2KB, Sussy Rahayu Agustini, mengatakan kegiatan ini mendukung Kabupaten Layak Anak.

Pelatihan ini pertama kali diadakan tahun 2024 untuk meningkatkan kemampuan anak menyampaikan aspirasi.

“Kegiatan ini penting untuk meningkatkan peran anak di setiap tahapan pembangunan daerah,” terang Sussy. (red/*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Proyek Drainase Rp199,7 Juta di Cilebut Timur Dimenangkan Perusahaan Asal Papua, BPI KPNPA RI Pertanyakan Aturan Afirmasi

19 October 2026 - 07:17 WIB

Petisi 26 Desak Pemkab Bogor Relokasi Pasar Cikema: Soroti Potensi Maladministrasi dan Dugaan Kamuflase Bisnis

16 October 2026 - 23:35 WIB

Warga Kelurahan Tengah Pertanyakan Realisasi Drainase Musrenbang 2025 dan Hadiah Kelurahan Terbaik Kabupaten Bogor

16 October 2026 - 02:04 WIB

Betonisasi Jalan Desa Ligarmukti Rp144,6 Juta Disorot, Retakan Bermunculan, Diduga Tak Sesuai Spesifikasi?

15 October 2026 - 14:39 WIB

Reses di Cigudeg, Sastra Winara Serap Aspirasi Warga untuk Pembangunan Kabupaten Bogor

13 October 2026 - 14:03 WIB

Trending on Bogor