Menu ✖

Dark Mode
Kapolres Buru Bersama Forkopimda Tinjau Langsung Lokasi PETI Gunung Nona BUPATI BURU DIAM, KEBERATAN DIKABULKAN? Kuasa Hukum Gugat Sikap Bungkam, SK Pengakuan AW sebagai Raja Petuanan Kaiely Dipersoalkan! Langkah Nyata Internasionalisasi Kampus, FKB UBSI Bangun Kolaborasi Akademik di Malaysia Proyek Drainase Rp199,7 Juta di Cilebut Timur Dimenangkan Perusahaan Asal Papua, BPI KPNPA RI Pertanyakan Aturan Afirmasi Bupati, Wakil Bupati, dan Unsur Forkopimda Tinjau Gunung Botak, Awasi Program Penataan dan Pemulihan Pertambangan Petisi 26 Desak Pemkab Bogor Relokasi Pasar Cikema: Soroti Potensi Maladministrasi dan Dugaan Kamuflase Bisnis

Bogor

Bukan Sekadar Bangun Kawasan! Pemkab Bogor Siapkan Gebrakan Ekonomi di Bogor Barat dan Timur

badge-check


					Bukan Sekadar Bangun Kawasan! Pemkab Bogor Siapkan Gebrakan Ekonomi di Bogor Barat dan Timur Perbesar

BOGOR – Pemerintah Kabupaten Bogor terus mendorong pemerataan pembangunan melalui pengembangan pusat-pusat ekonomi baru, khususnya di wilayah Bogor Barat dan Bogor Timur.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, mengatakan langkah tersebut merupakan bagian dari arahan Bupati Bogor Rudy Susmanto agar pertumbuhan ekonomi tidak hanya terkonsentrasi di wilayah tertentu, tetapi dapat dirasakan masyarakat di seluruh penjuru Kabupaten Bogor.

“Pengembangan pusat ekonomi baru di Bogor Barat dan Bogor Timur merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk pemerataan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi,” kata Ajat.

Menurutnya, selama ini aktivitas ekonomi masih cukup terkonsentrasi di sejumlah wilayah. Karena itu, Pemkab Bogor ingin mendorong munculnya pusat-pusat pertumbuhan baru dengan menyesuaikan potensi dan karakteristik masing-masing wilayah.

“Prinsipnya bukan sekadar membangun kawasan baru, tetapi bagaimana menciptakan aktivitas ekonomi yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, membuka lapangan kerja, menarik investasi, dan meningkatkan nilai tambah potensi lokal,” ujarnya.

Ajat menegaskan, pengembangan pusat ekonomi baru harus dilakukan secara terencana dan tidak mengabaikan aspek tata ruang maupun lingkungan. Setiap rencana pembangunan juga harus didukung kesiapan infrastruktur agar pertumbuhan kawasan dapat berjalan berkelanjutan.

“Seluruh pengembangan tentunya tetap harus mengacu pada RTRW, memperhatikan daya dukung lingkungan, serta kesiapan infrastrukturnya,” katanya.

Ia menambahkan, pemerataan pusat pertumbuhan ekonomi diharapkan dapat memperpendek kesenjangan antarwilayah sekaligus membuka lebih banyak peluang bagi masyarakat untuk mendapatkan pekerjaan dan mengembangkan usaha di daerahnya masing-masing.

Dengan demikian, pertumbuhan ekonomi Kabupaten Bogor tidak hanya diukur dari peningkatan investasi dan pembangunan fisik, tetapi juga dari seberapa besar dampaknya terhadap kesejahteraan masyarakat di berbagai wilayah. (DISKOMINFO KABUPATEN BOGOR/***)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Proyek Drainase Rp199,7 Juta di Cilebut Timur Dimenangkan Perusahaan Asal Papua, BPI KPNPA RI Pertanyakan Aturan Afirmasi

19 October 2026 - 07:17 WIB

Petisi 26 Desak Pemkab Bogor Relokasi Pasar Cikema: Soroti Potensi Maladministrasi dan Dugaan Kamuflase Bisnis

16 October 2026 - 23:35 WIB

Warga Kelurahan Tengah Pertanyakan Realisasi Drainase Musrenbang 2025 dan Hadiah Kelurahan Terbaik Kabupaten Bogor

16 October 2026 - 02:04 WIB

Betonisasi Jalan Desa Ligarmukti Rp144,6 Juta Disorot, Retakan Bermunculan, Diduga Tak Sesuai Spesifikasi?

15 October 2026 - 14:39 WIB

Reses di Cigudeg, Sastra Winara Serap Aspirasi Warga untuk Pembangunan Kabupaten Bogor

13 October 2026 - 14:03 WIB

Trending on Bogor