Menu

Dark Mode
BPI KPNPA RI Kabupaten Bogor Mengucapkan Selamat Atas Kelulusan Tamtama Prada Firmansyah Simanjuntak Dugaan Penunjukan Plt Kasubag Kemenag Kabupaten Bogor Tak Sesuai Ketentuan, BPI: Jangan Cederai Sistem Merit ASN Mahmud Hentihu Laporkan Ibrahim Wael ke Polres Buru, Rustam: Kami Akan Kawal Proses Hukumnya Dugaan Pengadaan Desa Tak Sesuai Perbup 116, BPI KPNPA RI Bogor Desak Pemeriksaan Kegiatan DDN dan FSL Ahli Waris dan Masyarakat Adat Serahkan Dukungan Hak Ulayat kepada Koperasi PTB, Rencana Pengelolaan Gunung Botak Menguat Dugaan Mafia Tanah PTSL Bojonggede 2019 Bergulir, Polda Metro Periksa Sekitar 50 Orang

Bogor

Bogor Simulasi Bencana Gempa di 5 Titik untuk Tingkatkan Kesiapsiagaan Warga

badge-check


					Bogor Simulasi Bencana Gempa di 5 Titik untuk Tingkatkan Kesiapsiagaan Warga Perbesar

SAB-DA.com | BABAKAN MADANG – Pemkab Bogor mengadakan simulasi gempa bumi di lima titik Desa Gunung Geulis, Sukaraja. Simulasi dilaksanakan pada Selasa (12/11/24) untuk meningkatkan keterampilan masyarakat menghadapi bencana alam gempa.

Dari 40 kecamatan di Kabupaten Bogor, lebih dari 50% rentan bencana. Terdapat sekitar 24 kecamatan yang rawan, termasuk kawasan Sesar Baribis yang melintasi wilayah Kabupaten Bogor.

Sekda Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, menyebut keterampilan menghadapi bencana sangat penting. Terutama bagi warga di wilayah rawan bencana yang memerlukan keterampilan respon cepat dan tepat.

“Gempa bumi sulit dideteksi, sehingga ini jadi perhatian bersama. BPBD, Satpol PP, Pramuka, PMI, dan pihak lain terlibat,” jelas Sekda Ajat. Koordinasi, komunikasi, dan evakuasi adalah komponen utama dalam simulasi.

Simulasi kesiapsiagaan ini melibatkan pemerintah, lembaga, hingga masyarakat umum. Melibatkan berbagai elemen bertujuan membangun pemahaman bersama terkait peran saat bencana.

Pemkab Bogor melalui BPBD berkomitmen menjaga komunikasi di setiap tingkatan. Koordinasi yang baik akan memperkuat kesiapan masyarakat dalam menghadapi bencana.

“Dengan memahami potensi risiko, kita dapat mengurangi dampak bencana. Masyarakat lebih siap menghadapi tantangan geologis di wilayah ini,” ujar Ajat Rochmat.

Simulasi bencana gempa ini diharapkan meningkatkan keterampilan dan kepercayaan diri masyarakat. Dengan demikian, dampak bencana dapat diminimalisir, dan warga lebih tangguh.

Kepala Pelaksana BPBD Bogor, Ade Hasrat, menambahkan, Kabupaten Bogor berpotensi besar mengalami bencana gempa. Wilayah ini diapit dua gunung dan memiliki beberapa sesar, termasuk Sesar Baribis.

“Hari ini kita melakukan kesiapsiagaan gempa sebagai upaya menjalankan rencana kontijensi yang telah disusun,” ujar Ade. Rencana kontijensi ini disiapkan untuk menghadapi bencana gempa, terutama di wilayah Cibinong Raya.

Simulasi ini memperlihatkan kesiapan Pemkab Bogor dalam menghadapi potensi bencana gempa bumi, dengan melibatkan berbagai pihak untuk memastikan mitigasi bencana berjalan optimal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

BPI KPNPA RI Kabupaten Bogor Mengucapkan Selamat Atas Kelulusan Tamtama Prada Firmansyah Simanjuntak

11 September 2026 - 23:51 WIB

Dugaan Penunjukan Plt Kasubag Kemenag Kabupaten Bogor Tak Sesuai Ketentuan, BPI: Jangan Cederai Sistem Merit ASN

10 September 2026 - 12:37 WIB

Dugaan Pengadaan Desa Tak Sesuai Perbup 116, BPI KPNPA RI Bogor Desak Pemeriksaan Kegiatan DDN dan FSL

10 September 2026 - 05:05 WIB

Ahli Waris dan Masyarakat Adat Serahkan Dukungan Hak Ulayat kepada Koperasi PTB, Rencana Pengelolaan Gunung Botak Menguat

9 September 2026 - 13:14 WIB

Dugaan Mafia Tanah PTSL Bojonggede 2019 Bergulir, Polda Metro Periksa Sekitar 50 Orang

9 September 2026 - 09:52 WIB

Trending on Bogor