Menu ✖

Dark Mode
Kapolres Buru Bersama Forkopimda Tinjau Langsung Lokasi PETI Gunung Nona BUPATI BURU DIAM, KEBERATAN DIKABULKAN? Kuasa Hukum Gugat Sikap Bungkam, SK Pengakuan AW sebagai Raja Petuanan Kaiely Dipersoalkan! Langkah Nyata Internasionalisasi Kampus, FKB UBSI Bangun Kolaborasi Akademik di Malaysia Proyek Drainase Rp199,7 Juta di Cilebut Timur Dimenangkan Perusahaan Asal Papua, BPI KPNPA RI Pertanyakan Aturan Afirmasi Bupati, Wakil Bupati, dan Unsur Forkopimda Tinjau Gunung Botak, Awasi Program Penataan dan Pemulihan Pertambangan Petisi 26 Desak Pemkab Bogor Relokasi Pasar Cikema: Soroti Potensi Maladministrasi dan Dugaan Kamuflase Bisnis

Bogor

Tiga Anggota DPRD Kabupaten Bogor Dorong Alih Fungsi Rumah Dinas Puskesmas Klapanunggal Jadi Ruang Rawat Inap

badge-check


					Tiga Anggota DPRD Kabupaten Bogor Dorong Alih Fungsi Rumah Dinas Puskesmas Klapanunggal Jadi Ruang Rawat Inap Perbesar

BOGOR – Tiga anggota DPRD Kabupaten Bogor dari Daerah Pemilihan (Dapil) II, yakni Beben Suhendar dari Fraksi Gerindra, Amin Sugandi dari Fraksi Golkar, dan Rudi Sabana dari Fraksi NasDem, meninjau rumah dinas di lingkungan Puskesmas Klapanunggal setelah menggelar reses masa sidang III Tahun 2025–2026.

Ketiganya menemukan kondisi bangunan yang dinilai tidak layak dan sudah sekitar empat tahun tidak difungsikan. Mereka mendorong agar bangunan tersebut dialihfungsikan menjadi fasilitas pelayanan kesehatan yang lebih bermanfaat bagi masyarakat.

Peninjauan itu turut melibatkan Camat Klapanunggal dan Kepala Puskesmas Klapanunggal. Kegiatan tersebut menindaklanjuti aspirasi warga yang menginginkan peningkatan fasilitas kesehatan, terutama penyediaan ruang rawat inap yang hingga kini belum tersedia di Puskesmas Klapanunggal.

Anggota DPRD Kabupaten Bogor, Beben Suhendar, menilai pemanfaatan kembali rumah dinas tersebut sebagai ruang perawatan akan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

“Dari hasil reses, masyarakat menyampaikan bahwa Puskesmas Klapanunggal membutuhkan ruang perawatan. Ada rumah dinas yang sudah empat tahun tidak digunakan. Daripada direhabilitasi kembali menjadi rumah dinas tetapi tidak ditempati, lebih baik dialihfungsikan menjadi ruang perawatan dan pelayanan agar manfaatnya langsung dirasakan masyarakat,” ujar Beben.

Selain memanfaatkan bangunan rumah dinas, Beben melihat adanya lahan yang berpotensi dikembangkan untuk mendukung peningkatan fasilitas pelayanan kesehatan di Puskesmas Klapanunggal.

Ia menjelaskan bahwa pihak kecamatan dan puskesmas sebelumnya telah menyampaikan usulan tersebut kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor. Saat peninjauan berlangsung, Beben juga langsung menghubungi dinas terkait untuk mendorong koordinasi dengan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD).

“Saya sudah meminta Dinas Kesehatan segera berkoordinasi dengan BPKAD untuk turun ke lokasi dan membuat berita acara. Nanti akan dikaji apakah bangunan ini masih layak direhabilitasi dengan perubahan fungsi atau harus dibongkar dan dibangun fasilitas baru dengan penambahan ruang,” jelasnya.

Beben berharap rencana tersebut segera ditindaklanjuti agar Puskesmas Klapanunggal dapat menyediakan ruang rawat inap bagi pasien yang membutuhkan observasi atau perawatan sementara. Dengan demikian, pasien yang kondisinya masih dapat ditangani di puskesmas tidak harus langsung dirujuk ke rumah sakit.

“Harapan masyarakat sederhana, Puskesmas Klapanunggal memiliki ruang perawatan sehingga pelayanan kesehatan bisa lebih maksimal. Tidak semua pasien harus langsung ke rumah sakit jika masih bisa ditangani di puskesmas,” katanya.

Beben menegaskan bahwa pihaknya akan terus mengawal aspirasi masyarakat hingga rencana tersebut terealisasi.

“Semua aspirasi hasil reses akan kami kawal. Kami meminta BPKAD, Dinas Kesehatan, camat, dan seluruh pihak terkait segera menindaklanjuti. Kami juga akan turun kembali untuk melihat perkembangan di lapangan,” tegasnya.

Masyarakat berharap penambahan ruang rawat inap dapat meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di Puskesmas Klapanunggal. Fasilitas tersebut diharapkan mampu memberikan pelayanan yang lebih cepat, mudah dijangkau, dan optimal bagi masyarakat Kecamatan Klapanunggal. (***)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Proyek Drainase Rp199,7 Juta di Cilebut Timur Dimenangkan Perusahaan Asal Papua, BPI KPNPA RI Pertanyakan Aturan Afirmasi

19 October 2026 - 07:17 WIB

Petisi 26 Desak Pemkab Bogor Relokasi Pasar Cikema: Soroti Potensi Maladministrasi dan Dugaan Kamuflase Bisnis

16 October 2026 - 23:35 WIB

Warga Kelurahan Tengah Pertanyakan Realisasi Drainase Musrenbang 2025 dan Hadiah Kelurahan Terbaik Kabupaten Bogor

16 October 2026 - 02:04 WIB

Betonisasi Jalan Desa Ligarmukti Rp144,6 Juta Disorot, Retakan Bermunculan, Diduga Tak Sesuai Spesifikasi?

15 October 2026 - 14:39 WIB

Reses di Cigudeg, Sastra Winara Serap Aspirasi Warga untuk Pembangunan Kabupaten Bogor

13 October 2026 - 14:03 WIB

Trending on Bogor