Menu ✖

Dark Mode
Kapolres Buru Bersama Forkopimda Tinjau Langsung Lokasi PETI Gunung Nona BUPATI BURU DIAM, KEBERATAN DIKABULKAN? Kuasa Hukum Gugat Sikap Bungkam, SK Pengakuan AW sebagai Raja Petuanan Kaiely Dipersoalkan! Langkah Nyata Internasionalisasi Kampus, FKB UBSI Bangun Kolaborasi Akademik di Malaysia Proyek Drainase Rp199,7 Juta di Cilebut Timur Dimenangkan Perusahaan Asal Papua, BPI KPNPA RI Pertanyakan Aturan Afirmasi Bupati, Wakil Bupati, dan Unsur Forkopimda Tinjau Gunung Botak, Awasi Program Penataan dan Pemulihan Pertambangan Petisi 26 Desak Pemkab Bogor Relokasi Pasar Cikema: Soroti Potensi Maladministrasi dan Dugaan Kamuflase Bisnis

Bogor

Demonstrasi ULP Bogor, Suara dari Kesamaan Perasaan dan Kebutuhan

badge-check


					Demonstrasi ULP Bogor, Suara dari Kesamaan Perasaan dan Kebutuhan Perbesar

Oleh Andi Syatir Aktivis BPI KPNPA RI dan AJWI Kab Bogor

SAHABAT PEMDA | OPINI – Aksi demonstrasi di depan Unit Layanan Pengadaan (ULP) Kabupaten Bogor, kamis (28/8) bukan sekadar luapan emosi.

Gerakan ini lahir dari kesamaan perasaan masyarakat yang kecewa terhadap dugaan praktik pengadaan yang dianggap tidak transparan.

Rasa ketidakadilan itu menyatukan mereka dalam solidaritas aksi.

Selain itu, ada kesamaan kebutuhan yang mendesak, masyarakat menuntut sistem pengadaan yang adil, akuntabel, dan berpihak pada publik.

Inilah tujuan praktis yang membuat gerakan semakin terarah.

Seperti yang telah dikemukakan oleh McCarthy dan Zald (1977), gerakan sosial lahir dari mobilisasi kepentingan bersama. Sementara Charles Tilly (1978) menekankan pentingnya perasaan kolektif yang menjadi energi aksi.

Hal ini terbukti dalam demonstrasi di Kabupaten Bogor, di mana identitas warga dan kepentingan publik menyatu menjadi kekuatan.

Demonstrasi ini menunjukkan bahwa suara rakyat bukan sekadar protes, melainkan panggilan untuk memperbaiki tata kelola daerah.

Jika kebutuhan bersama ini diabaikan, potensi gerakan serupa akan terus muncul. (Red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Proyek Drainase Rp199,7 Juta di Cilebut Timur Dimenangkan Perusahaan Asal Papua, BPI KPNPA RI Pertanyakan Aturan Afirmasi

19 October 2026 - 07:17 WIB

Petisi 26 Desak Pemkab Bogor Relokasi Pasar Cikema: Soroti Potensi Maladministrasi dan Dugaan Kamuflase Bisnis

16 October 2026 - 23:35 WIB

Warga Kelurahan Tengah Pertanyakan Realisasi Drainase Musrenbang 2025 dan Hadiah Kelurahan Terbaik Kabupaten Bogor

16 October 2026 - 02:04 WIB

Betonisasi Jalan Desa Ligarmukti Rp144,6 Juta Disorot, Retakan Bermunculan, Diduga Tak Sesuai Spesifikasi?

15 October 2026 - 14:39 WIB

Reses di Cigudeg, Sastra Winara Serap Aspirasi Warga untuk Pembangunan Kabupaten Bogor

13 October 2026 - 14:03 WIB

Trending on Bogor