Menu ✖

Dark Mode
Kapolres Buru Bersama Forkopimda Tinjau Langsung Lokasi PETI Gunung Nona BUPATI BURU DIAM, KEBERATAN DIKABULKAN? Kuasa Hukum Gugat Sikap Bungkam, SK Pengakuan AW sebagai Raja Petuanan Kaiely Dipersoalkan! Langkah Nyata Internasionalisasi Kampus, FKB UBSI Bangun Kolaborasi Akademik di Malaysia Proyek Drainase Rp199,7 Juta di Cilebut Timur Dimenangkan Perusahaan Asal Papua, BPI KPNPA RI Pertanyakan Aturan Afirmasi Bupati, Wakil Bupati, dan Unsur Forkopimda Tinjau Gunung Botak, Awasi Program Penataan dan Pemulihan Pertambangan Petisi 26 Desak Pemkab Bogor Relokasi Pasar Cikema: Soroti Potensi Maladministrasi dan Dugaan Kamuflase Bisnis

Bogor

Rekaman Percakapan Antara IS dan JA Beredar, Ketua BPI KPNPA RI Bogor Raya Berikan Tanggapan Tegas

badge-check


					Rekaman Percakapan Antara IS dan JA Beredar, Ketua BPI KPNPA RI Bogor Raya Berikan Tanggapan Tegas Perbesar

SAHABAT PEMDA | CIBINONG – Beredarnya rekaman video percakapan antara IS dan JA menimbulkan gejolak di tengah-tengah masyarakat.

Ketua BPI KPNPA RI, Rizwan Riswanto, memberikan tanggapan atas insiden tersebut, Minggu (19/01).

Dalam pernyataannya, Rizwan menyampaikan apresiasi kepada JA yang telah melakukan klarifikasi melalui media walaupun belum menjawab esensi dari apa yang mereka perbincangkan.

Namun, ia menyoroti bahwa IS dan beberapa pihak yang disebut dalam percakapan tersebut hingga kini belum memberikan keterangan apa pun di hadapan publik.

“Saya sangat mengapresiasi langkah JA yang berani memberikan klarifikasi. Namun, IS dan nama-nama lain yang disebut dalam rekaman tersebut belum juga memberikan pernyataan di media. Hal ini membuat saya menilai bahwa apa yang dibicarakan dalam rekaman itu bisa saja merupakan fakta karena tidak ada klarifikasi dari pihak-pihak terkait,” ujar Rizwan.

Rizwan juga menyayangkan tindakan perekaman dan penyebaran percakapan tersebut. Menurutnya, percakapan pribadi semestinya cukup menjadi konsumsi antara IS dan JA saja, tanpa harus disebarluaskan.

“Yang paling saya sayangkan adalah kenapa percakapan seperti itu direkam dan disebarkan. Mestinya hal tersebut hanya diketahui oleh IS dan JA. Namun karena ini sudah beredar luas, saya menilai IS tidak layak disebut sebagai tokoh masyarakat. Kepemimpinannya di Partai Gerindra harus dievaluasi karena bukannya memberikan contoh yang baik, tetapi justru sebaliknya,” tegas Rizwan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Proyek Drainase Rp199,7 Juta di Cilebut Timur Dimenangkan Perusahaan Asal Papua, BPI KPNPA RI Pertanyakan Aturan Afirmasi

19 October 2026 - 07:17 WIB

Petisi 26 Desak Pemkab Bogor Relokasi Pasar Cikema: Soroti Potensi Maladministrasi dan Dugaan Kamuflase Bisnis

16 October 2026 - 23:35 WIB

Warga Kelurahan Tengah Pertanyakan Realisasi Drainase Musrenbang 2025 dan Hadiah Kelurahan Terbaik Kabupaten Bogor

16 October 2026 - 02:04 WIB

Betonisasi Jalan Desa Ligarmukti Rp144,6 Juta Disorot, Retakan Bermunculan, Diduga Tak Sesuai Spesifikasi?

15 October 2026 - 14:39 WIB

Reses di Cigudeg, Sastra Winara Serap Aspirasi Warga untuk Pembangunan Kabupaten Bogor

13 October 2026 - 14:03 WIB

Trending on Bogor