Menu ✖

Dark Mode
Kapolres Buru Bersama Forkopimda Tinjau Langsung Lokasi PETI Gunung Nona BUPATI BURU DIAM, KEBERATAN DIKABULKAN? Kuasa Hukum Gugat Sikap Bungkam, SK Pengakuan AW sebagai Raja Petuanan Kaiely Dipersoalkan! Langkah Nyata Internasionalisasi Kampus, FKB UBSI Bangun Kolaborasi Akademik di Malaysia Proyek Drainase Rp199,7 Juta di Cilebut Timur Dimenangkan Perusahaan Asal Papua, BPI KPNPA RI Pertanyakan Aturan Afirmasi Bupati, Wakil Bupati, dan Unsur Forkopimda Tinjau Gunung Botak, Awasi Program Penataan dan Pemulihan Pertambangan Petisi 26 Desak Pemkab Bogor Relokasi Pasar Cikema: Soroti Potensi Maladministrasi dan Dugaan Kamuflase Bisnis

Bogor

Pj. Bupati Bogor Menekankan Selaraskan Kebijakan dengan Asta Cita dan Program Prioritas Nasional

badge-check


					Pj. Bupati Bogor Menekankan Selaraskan Kebijakan dengan Asta Cita dan Program Prioritas Nasional Perbesar

SAHABAT PEMDA | CIBINONG – Pj. Bupati Bogor, Bachril Bakri, meminta agar kebijakan Pemkab Bogor selaras dengan Asta Cita.

Program prioritas nasional tersebut terdiri dari delapan misi utama serta 17 program prioritas yang harus diikuti.

Pernyataan ini disampaikan dalam sosialisasi Permendagri No. 15 Tahun 2024 di Haris CCM, Cibinong, Senin (11/11).

Acara itu sekaligus menjadi peluncuran Sistem Penilaian Kinerja Keuangan dan Aset Daerah, yaitu “Siperjaka Berdasi” (Berprestasi dengan Inovasi).

Hadir dalam acara itu Sekda Kabupaten Bogor, Aspemkesra, Asmin, staf ahli, serta kepala perangkat daerah, direktur RSUD, dan camat se-Kabupaten Bogor.

Pj. Bupati Bogormenegaskan, arah kebijakan Pemkab Bogor ke depan harus mendukung visi Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. “Setiap perangkat daerah perlu dicermati agar sejalan dengan prioritas nasional,” kata Bachril.

Pj. Bupati Bogor menambahkan, setiap dinas perlu memahami bentuk konkret Asta Cita dan 17 program prioritas nasional yang ada. “Hal ini akan menjadi evaluasi sejauh mana program Pemkab Bogor sejalan dengan pusat,” ujarnya.

Ia mengingatkan bahwa presiden menginginkan program yang efektif dan efisien dalam mencapai target. Ini disampaikan pada Rakornas di SICC Sentul (7/11) lalu. Presiden mengutamakan penganggaran yang efisien untuk mencapai sasaran.

Pj. Bupati Bogor menjelaskan, Permendagri No. 15 Tahun 2024 mengarahkan agar APBD 2025 memperhatikan sektor pendidikan dan infrastruktur publik. Selain itu, anggaran harus mendukung pengurangan stunting, pengentasan kemiskinan, dan pengendalian inflasi.

“Harapannya, para peserta acara ini mendapatkan pemahaman lebih dalam soal penyusunan APBD 2025,” kata Bachril. Dengan pengetahuan yang lebih mendalam, APBD dapat disusun lebih berkualitas sesuai pedoman.

Bachril juga meluncurkan “Siperjaka Berdasi” yang dibuat oleh Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD). Sistem ini bertujuan mengapresiasi perangkat daerah atas kinerja keuangan dan aset daerah mereka.

“Sistem ini memberikan penilaian kinerja keuangan dan aset daerah pada perangkat,” tambah Bachril. (fz/*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Proyek Drainase Rp199,7 Juta di Cilebut Timur Dimenangkan Perusahaan Asal Papua, BPI KPNPA RI Pertanyakan Aturan Afirmasi

19 October 2026 - 07:17 WIB

Petisi 26 Desak Pemkab Bogor Relokasi Pasar Cikema: Soroti Potensi Maladministrasi dan Dugaan Kamuflase Bisnis

16 October 2026 - 23:35 WIB

Warga Kelurahan Tengah Pertanyakan Realisasi Drainase Musrenbang 2025 dan Hadiah Kelurahan Terbaik Kabupaten Bogor

16 October 2026 - 02:04 WIB

Betonisasi Jalan Desa Ligarmukti Rp144,6 Juta Disorot, Retakan Bermunculan, Diduga Tak Sesuai Spesifikasi?

15 October 2026 - 14:39 WIB

Reses di Cigudeg, Sastra Winara Serap Aspirasi Warga untuk Pembangunan Kabupaten Bogor

13 October 2026 - 14:03 WIB

Trending on Bogor