Menu ✖

Dark Mode
Kapolres Buru Bersama Forkopimda Tinjau Langsung Lokasi PETI Gunung Nona BUPATI BURU DIAM, KEBERATAN DIKABULKAN? Kuasa Hukum Gugat Sikap Bungkam, SK Pengakuan AW sebagai Raja Petuanan Kaiely Dipersoalkan! Langkah Nyata Internasionalisasi Kampus, FKB UBSI Bangun Kolaborasi Akademik di Malaysia Proyek Drainase Rp199,7 Juta di Cilebut Timur Dimenangkan Perusahaan Asal Papua, BPI KPNPA RI Pertanyakan Aturan Afirmasi Bupati, Wakil Bupati, dan Unsur Forkopimda Tinjau Gunung Botak, Awasi Program Penataan dan Pemulihan Pertambangan Petisi 26 Desak Pemkab Bogor Relokasi Pasar Cikema: Soroti Potensi Maladministrasi dan Dugaan Kamuflase Bisnis

Buru

HUT ke-81 TNI AD, Dandim 1506 Namlea Turun Langsung Bagikan Sembako kepada Tukang Ojek hingga Pedagang Bakul

badge-check


					HUT ke-81 TNI AD, Dandim 1506 Namlea Turun Langsung Bagikan Sembako kepada Tukang Ojek hingga Pedagang Bakul Perbesar

NAMLEA, Kabupaten Buru — Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) di Kabupaten Buru, Maluku, tidak hanya menjadi momentum perayaan institusi. Semangat pengabdian kepada masyarakat turut diwujudkan melalui aksi sosial berupa pembagian bantuan sembako kepada warga yang membutuhkan.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Senin, 5 Oktober 2026, oleh Kodim 1506 Namlea bersama Yonif TP 821/Satria Bupolo di Lapangan Pattimura, Kabupaten Buru.

Komandan Kodim (Dandim) 1506 Namlea, Letkol Inf. Heribertus Purwanto, S.I.P., M.I.P., secara langsung menyerahkan bantuan sembako kepada sejumlah masyarakat, khususnya mereka yang sehari-hari menggantungkan penghasilan dari sektor informal.

Penerima bantuan di antaranya tukang ojek, tukang becak, serta ibu-ibu rongo-rongo atau pedagang bakul.

Bantuan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat sekaligus membantu meringankan kebutuhan sehari-hari masyarakat yang menerimanya.

Kegiatan sosial itu sekaligus menjadi wujud kepedulian TNI terhadap masyarakat serta upaya memperkuat hubungan kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Dihadiri Forkopimda hingga Tokoh Masyarakat

Peringatan HUT ke-81 TNI AD di Kabupaten Buru tersebut turut dihadiri berbagai unsur, mulai dari Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), organisasi perangkat daerah (OPD), tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, Kejaksaan Kabupaten Buru, hingga Polres Buru.

Sejumlah elemen masyarakat dan organisasi kepemudaan juga hadir dalam kegiatan tersebut.

Di antaranya Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Kabupaten Buru yang dipimpin Ibu Halija Assagaf, S.H., bersama anggota, Ketua KNPI Kabupaten Buru Abdullah Umar beserta jajaran, serta Ketua KNPI Kecamatan Fenaleisela Ayat Assagaf.

Kehadiran berbagai elemen tersebut menunjukkan bahwa peringatan HUT TNI AD tidak hanya menjadi agenda internal institusi, tetapi juga menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi antara TNI dengan seluruh komponen masyarakat.

Dandim: TNI Kuat Bersama Rakyat

Dalam kesempatan tersebut, Dandim 1506 Namlea menegaskan bahwa keberadaan dan kekuatan TNI tidak dapat dipisahkan dari rakyat.

«“TNI kuat bersama rakyat, karena TNI lahir dari rakyat.”»

Menurutnya, kedekatan dengan masyarakat merupakan bagian penting dari pengabdian TNI kepada bangsa dan negara.

Prajurit TNI, kata dia, diharapkan tidak hanya hadir dalam pelaksanaan tugas pertahanan dan keamanan, tetapi juga mampu memberikan manfaat bagi masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan.

Pembagian sembako kepada tukang ojek, tukang becak, dan pedagang bakul menjadi salah satu bentuk nyata dari kepedulian tersebut.

Tekankan Integritas dan Sikap Humanis

Selain kepedulian sosial, Dandim 1506 Namlea juga menekankan pentingnya menjaga integritas dan profesionalisme dalam menjalankan tugas.

Ia berharap TNI ke depan tetap mampu menjaga kepercayaan masyarakat dengan menjalankan tugas dan tanggung jawab secara profesional dalam menjaga keamanan serta kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Sikap humanis juga dinilai penting dalam pelaksanaan tugas di tengah masyarakat.

TNI diharapkan senantiasa mampu menjaga, melindungi, mengayomi, serta membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat.

Semangat tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat. Hubungan yang harmonis antara aparat pertahanan dengan masyarakat menjadi modal penting dalam menjaga keamanan, ketertiban, persatuan, dan kebersamaan.

Peringatan HUT ke-81 TNI AD di Kabupaten Buru akhirnya tidak hanya menjadi perayaan hari jadi institusi, tetapi juga menjadi momentum untuk mempertegas semangat pengabdian kepada masyarakat.

Melalui aksi sosial tersebut, Kodim 1506 Namlea menunjukkan bahwa semangat TNI bersama rakyat dapat diwujudkan melalui tindakan nyata, kepedulian, dan kehadiran langsung di tengah masyarakat.

Dirgahayu TNI Angkatan Darat ke-81.

TNI Kuat Bersama Rakyat — TNI Lahir dari Rakyat, Mengabdi untuk Rakyat dan Negara. (***)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Kapolres Buru Bersama Forkopimda Tinjau Langsung Lokasi PETI Gunung Nona

26 October 2026 - 10:26 WIB

BUPATI BURU DIAM, KEBERATAN DIKABULKAN? Kuasa Hukum Gugat Sikap Bungkam, SK Pengakuan AW sebagai Raja Petuanan Kaiely Dipersoalkan!

25 October 2026 - 23:34 WIB

Bupati, Wakil Bupati, dan Unsur Forkopimda Tinjau Gunung Botak, Awasi Program Penataan dan Pemulihan Pertambangan

17 October 2026 - 07:56 WIB

Kapolres Buru Gelar Jumat Keliling di Masjid An-Nur Jikumerasa, Ajak Masyarakat Jaga Kamtibmas dan Manfaatkan Layanan 110

16 October 2026 - 14:13 WIB

HUT ke-27 Kabupaten Buru taksekadar sermoni, Dorong Pengembangan Ek

14 October 2026 - 03:39 WIB

Trending on Buru