Menu ✖

Dark Mode
Kapolres Buru Bersama Forkopimda Tinjau Langsung Lokasi PETI Gunung Nona BUPATI BURU DIAM, KEBERATAN DIKABULKAN? Kuasa Hukum Gugat Sikap Bungkam, SK Pengakuan AW sebagai Raja Petuanan Kaiely Dipersoalkan! Langkah Nyata Internasionalisasi Kampus, FKB UBSI Bangun Kolaborasi Akademik di Malaysia Proyek Drainase Rp199,7 Juta di Cilebut Timur Dimenangkan Perusahaan Asal Papua, BPI KPNPA RI Pertanyakan Aturan Afirmasi Bupati, Wakil Bupati, dan Unsur Forkopimda Tinjau Gunung Botak, Awasi Program Penataan dan Pemulihan Pertambangan Petisi 26 Desak Pemkab Bogor Relokasi Pasar Cikema: Soroti Potensi Maladministrasi dan Dugaan Kamuflase Bisnis

Bogor

Bukan Soal Infrastruktur! Momen Rudy Susmanto Sapa Warga di Citeureup Ini Jadi Sorotan

badge-check


					Bukan Soal Infrastruktur! Momen Rudy Susmanto Sapa Warga di Citeureup Ini Jadi Sorotan Perbesar

CITEUREUP — Bupati Bogor Rudy Susmanto mengunjungi UPT Balai Kesejahteraan Sosial Citeureup, Kabupaten Bogor, untuk memastikan warga yang membutuhkan perhatian dan pendampingan sosial tetap merasakan kehadiran pemerintah, Kamis (27/8/26).

Kunjungan tersebut menjadi bentuk kepedulian Bupati Rudy Susmanto agar tidak ada satu pun masyarakat yang merasa ditinggalkan atau berjalan sendiri.

Menurutnya, ada tempat-tempat yang mengajarkan bahwa kepedulian tidak selalu harus disampaikan dengan banyak kata. Kehadiran dan perhatian yang tulus sering kali menjadi hal sederhana yang begitu berarti bagi mereka yang membutuhkan.

Dalam kunjungan tersebut, Bupati menyempatkan diri berinteraksi dan menyapa para penerima layanan di balai kesejahteraan sosial. Kehadiran tersebut menjadi bentuk perhatian Pemerintah Kabupaten Bogor untuk memastikan masyarakat, khususnya mereka yang membutuhkan pendampingan dan kepedulian, tidak merasa berjalan sendiri.

Bupati Bogor Rudy Susmanto mengatakan, pemerintah tidak boleh hanya hadir melalui program dan kebijakan, tetapi juga harus hadir di tengah masyarakat untuk melihat dan mendengar secara langsung kondisi mereka.

Menurutnya, setiap warga memiliki hak untuk merasa dihargai, diperhatikan dan mendapatkan kehidupan yang layak.

“Kita ingin memastikan tidak ada satu pun yang merasa ditinggalkan. Pemerintah harus hadir, mendengar dan memberikan perhatian kepada mereka yang membutuhkan,” ujar Rudy.

Ia menambahkan, kepedulian tidak selalu harus diwujudkan dalam hal-hal besar. Perhatian sederhana, sapaan, serta kehadiran di tengah mereka yang membutuhkan dapat menjadi sumber semangat dan rasa nyaman.

“Semoga langkah kecil yang kita lakukan hari ini bisa menghadirkan rasa nyaman, semangat dan kebahagiaan bagi saudara-saudara kita,” katanya.

Kunjungan tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa pembangunan tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur dan capaian program, tetapi juga tentang memastikan setiap warga merasakan kehadiran pemerintah dan tidak ada yang terabaikan.

Pemerintah Kabupaten Bogor berkomitmen untuk terus memperkuat kepedulian dan pelayanan sosial, agar seluruh masyarakat dapat tumbuh dan menjalani kehidupan dengan rasa aman, dihargai dan memiliki harapan. (Diskominfo Kabupaten Bogor/***)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Proyek Drainase Rp199,7 Juta di Cilebut Timur Dimenangkan Perusahaan Asal Papua, BPI KPNPA RI Pertanyakan Aturan Afirmasi

19 October 2026 - 07:17 WIB

Petisi 26 Desak Pemkab Bogor Relokasi Pasar Cikema: Soroti Potensi Maladministrasi dan Dugaan Kamuflase Bisnis

16 October 2026 - 23:35 WIB

Warga Kelurahan Tengah Pertanyakan Realisasi Drainase Musrenbang 2025 dan Hadiah Kelurahan Terbaik Kabupaten Bogor

16 October 2026 - 02:04 WIB

Betonisasi Jalan Desa Ligarmukti Rp144,6 Juta Disorot, Retakan Bermunculan, Diduga Tak Sesuai Spesifikasi?

15 October 2026 - 14:39 WIB

Reses di Cigudeg, Sastra Winara Serap Aspirasi Warga untuk Pembangunan Kabupaten Bogor

13 October 2026 - 14:03 WIB

Trending on Bogor