Menu ✖

Dark Mode
Kapolres Buru Bersama Forkopimda Tinjau Langsung Lokasi PETI Gunung Nona BUPATI BURU DIAM, KEBERATAN DIKABULKAN? Kuasa Hukum Gugat Sikap Bungkam, SK Pengakuan AW sebagai Raja Petuanan Kaiely Dipersoalkan! Langkah Nyata Internasionalisasi Kampus, FKB UBSI Bangun Kolaborasi Akademik di Malaysia Proyek Drainase Rp199,7 Juta di Cilebut Timur Dimenangkan Perusahaan Asal Papua, BPI KPNPA RI Pertanyakan Aturan Afirmasi Bupati, Wakil Bupati, dan Unsur Forkopimda Tinjau Gunung Botak, Awasi Program Penataan dan Pemulihan Pertambangan Petisi 26 Desak Pemkab Bogor Relokasi Pasar Cikema: Soroti Potensi Maladministrasi dan Dugaan Kamuflase Bisnis

Bogor

Rudy Susmanto Percepat Normalisasi Sungai dan Irigasi, Targetkan Banjir Wilayah Utara Bogor Teratasi

badge-check


					Rudy Susmanto Percepat Normalisasi Sungai dan Irigasi, Targetkan Banjir Wilayah Utara Bogor Teratasi Perbesar

KEMANG – Bupati Bogor Rudy Susmanto terus mempercepat upaya penanganan banjir di wilayah utara melalui rencana normalisasi saluran irigasi dan sungai yang melintasi Kecamatan Kemang, Ciseeng, Parung, dan Rancabungur.

Hal tersebut dibahas dalam rapat koordinasi yang dipimpin langsung oleh Bupati Bogor, Rudy Susmanto, di Kantor Kecamatan Kemang, Sabtu (20/6/26). Rapat dihadiri unsur Forkopimcam serta jajaran pemerintah Kecamatan Kemang, Parung, dan Ciseeng. 

Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menjelaskan bahwa kondisi cuaca yang relatif cerah dan intensitas hujan yang tidak terlalu tinggi saat ini menjadi momentum yang tepat untuk melaksanakan normalisasi sejumlah saluran air dan sungai yang selama ini menjadi titik penyebab genangan dan banjir.

“Kita ingin menuntaskan sejumlah lokasi yang selama ini menjadi langganan banjir. Saat banjir terjadi tentu kita tidak bisa melakukan normalisasi. Karena itu, ketika kondisi cuaca mendukung seperti saat ini, kita harus bergerak cepat melakukan penataan dan normalisasi saluran irigasi maupun sungai,” ujar Rudy Susmanto.

Menurutnya, keberhasilan program ini membutuhkan dukungan penuh dari seluruh masyarakat, khususnya di Kecamatan Kemang, Ciseeng, Parung, dan Rancabungur. Pemerintah Kabupaten Bogor berkomitmen mengembalikan fungsi saluran irigasi agar dapat beroperasi secara optimal dalam mengalirkan air dan mengurangi risiko banjir.

Rudy Susmanto juga menegaskan bahwa pemerintah akan mengedepankan pendekatan persuasif melalui sosialisasi dan pemberitahuan kepada masyarakat, terutama bagi bangunan yang berada di area saluran irigasi dan sempadan yang menghambat fungsi aliran air.

Ia mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mendukung upaya ini. Setelah sosialisasi dan pemberitahuan dilakukan, kami berharap ada kesadaran bersama untuk mengembalikan fungsi saluran irigasi sebagaimana mestinya.

“Dengan kolaborasi yang baik antara pemerintah dan masyarakat, persoalan banjir yang hampir selalu terjadi saat hujan di wilayah utara Kabupaten Bogor dapat kita tuntaskan bersama,” tegas Rudy.

Melalui langkah normalisasi yang terencana dan terintegrasi, Pemerintah Kabupaten Bogor optimistis dapat meningkatkan kapasitas aliran air, mengurangi titik-titik rawan banjir, serta menciptakan lingkungan yang lebih aman dan nyaman bagi masyarakat. (Diskominfo Kabupaten Bogor/***)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Proyek Drainase Rp199,7 Juta di Cilebut Timur Dimenangkan Perusahaan Asal Papua, BPI KPNPA RI Pertanyakan Aturan Afirmasi

19 October 2026 - 07:17 WIB

Petisi 26 Desak Pemkab Bogor Relokasi Pasar Cikema: Soroti Potensi Maladministrasi dan Dugaan Kamuflase Bisnis

16 October 2026 - 23:35 WIB

Warga Kelurahan Tengah Pertanyakan Realisasi Drainase Musrenbang 2025 dan Hadiah Kelurahan Terbaik Kabupaten Bogor

16 October 2026 - 02:04 WIB

Betonisasi Jalan Desa Ligarmukti Rp144,6 Juta Disorot, Retakan Bermunculan, Diduga Tak Sesuai Spesifikasi?

15 October 2026 - 14:39 WIB

Reses di Cigudeg, Sastra Winara Serap Aspirasi Warga untuk Pembangunan Kabupaten Bogor

13 October 2026 - 14:03 WIB

Trending on Bogor