Menu ✖

Dark Mode
Kapolres Buru Bersama Forkopimda Tinjau Langsung Lokasi PETI Gunung Nona BUPATI BURU DIAM, KEBERATAN DIKABULKAN? Kuasa Hukum Gugat Sikap Bungkam, SK Pengakuan AW sebagai Raja Petuanan Kaiely Dipersoalkan! Langkah Nyata Internasionalisasi Kampus, FKB UBSI Bangun Kolaborasi Akademik di Malaysia Proyek Drainase Rp199,7 Juta di Cilebut Timur Dimenangkan Perusahaan Asal Papua, BPI KPNPA RI Pertanyakan Aturan Afirmasi Bupati, Wakil Bupati, dan Unsur Forkopimda Tinjau Gunung Botak, Awasi Program Penataan dan Pemulihan Pertambangan Petisi 26 Desak Pemkab Bogor Relokasi Pasar Cikema: Soroti Potensi Maladministrasi dan Dugaan Kamuflase Bisnis

Bogor

Bupati Bogor Rudy Susmanto Resmikan Dapur SPPG ke-9 di Cibungbulang, Program MBG Dorong Peningkatan SDM dan Ekonomi Masyarakat

badge-check


					Bupati Bogor Rudy Susmanto Resmikan Dapur SPPG ke-9 di Cibungbulang, Program MBG Dorong Peningkatan SDM dan Ekonomi Masyarakat Perbesar

CIBUNGBULANG – Bupati Bogor Rudy Susmanto bersama Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto meresmikan Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) ke-9 milik Polres Bogor di Kecamatan Cibungbulang, Senin (2/3).

Peresmian ini menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Bogor dalam mendukung program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto sebagai langkah strategis membangun kualitas sumber daya manusia Indonesia sejak dini.

Dalam sambutannya, Rudy Susmanto menegaskan bahwa program MBG bukan sekadar program pemberian makanan, tetapi merupakan gerakan besar negara yang memiliki dampak luas terhadap peningkatan kualitas generasi muda sekaligus memperkuat ekonomi masyarakat di daerah.

“Program ini adalah gerakan besar yang digagas Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto, untuk membangun kualitas SDM sekaligus menggerakkan ekonomi rakyat. Ini bukan hanya soal makan, tetapi tentang masa depan bangsa,” ujar Rudy.

Ia menjelaskan, keberadaan dapur SPPG akan membawa dampak berantai terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat. Selain memastikan pemenuhan gizi, program ini juga membuka peluang usaha baru, mulai dari pengadaan bahan pangan lokal, pengolahan limbah makanan menjadi budidaya maggot oleh Karang Taruna, hingga pengembangan pertanian melalui program Lembur Hejo dan green house sayuran.

Menurut Rudy Susmanto, Kabupaten Bogor ditargetkan memiliki sekitar 700 dapur SPPG. Jika setiap dapur mempekerjakan rata-rata 45 hingga 50 tenaga kerja, maka program ini berpotensi menciptakan sekitar 35.000 lapangan kerja baru bagi masyarakat.

“Artinya perputaran ekonomi berjalan, masyarakat mendapatkan pekerjaan, dan anggaran yang digelontorkan pemerintah berputar langsung di daerah. Ini program yang sangat strategis dan harus kita dukung bersama,” tegasnya.

Sementara itu, Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Bogor atas dukungan penuh terhadap pelaksanaan program nasional tersebut. Ia menyebutkan bahwa sebagian besar lokasi dapur SPPG merupakan aset Pemkab Bogor yang dipinjampakaikan untuk kepentingan masyarakat.

“Saat ini Polres Bogor memiliki 12 dapur SPPG, dan enam di antaranya ditargetkan sudah beroperasi pada pekan depan. Kita awali dari SPPG Cibungbulang yang hari ini kita launching, dan insyaallah mulai besok sudah dapat beroperasi,” ujarnya.

Kapolres juga menegaskan bahwa dapur SPPG milik Polri memiliki sistem pengawasan kualitas makanan yang ketat. Setiap makanan yang akan didistribusikan kepada penerima manfaat, seperti pelajar, ibu hamil, lansia, dan balita, terlebih dahulu melalui uji kelayakan oleh personel Sidokkes Polres Bogor untuk memastikan keamanan dan kesehatan pangan.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap makanan yang diberikan benar-benar sehat, aman, dan berkualitas. Karena program ini menyangkut masa depan generasi kita,” jelasnya.

Peresmian dapur SPPG ke-9 di Kecamatan Cibungbulang berlangsung penuh semangat kebersamaan dan dihadiri unsur Forkopimda Kabupaten Bogor, Dandim 0621 Kabupaten Bogor, pimpinan DPRD, Sekretaris Daerah, para kepala perangkat daerah, Forkopimcam, para kepala desa, Kadin Kabupaten Bogor, Karang Taruna, Bhayangkari, serta tokoh masyarakat.

Momentum ini menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah daerah, TNI-Polri, dan masyarakat menjadi kunci sukses pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis sebagai fondasi menuju Kabupaten Bogor yang lebih sehat, produktif, dan sejahtera. (***)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Proyek Drainase Rp199,7 Juta di Cilebut Timur Dimenangkan Perusahaan Asal Papua, BPI KPNPA RI Pertanyakan Aturan Afirmasi

19 October 2026 - 07:17 WIB

Petisi 26 Desak Pemkab Bogor Relokasi Pasar Cikema: Soroti Potensi Maladministrasi dan Dugaan Kamuflase Bisnis

16 October 2026 - 23:35 WIB

Warga Kelurahan Tengah Pertanyakan Realisasi Drainase Musrenbang 2025 dan Hadiah Kelurahan Terbaik Kabupaten Bogor

16 October 2026 - 02:04 WIB

Betonisasi Jalan Desa Ligarmukti Rp144,6 Juta Disorot, Retakan Bermunculan, Diduga Tak Sesuai Spesifikasi?

15 October 2026 - 14:39 WIB

Reses di Cigudeg, Sastra Winara Serap Aspirasi Warga untuk Pembangunan Kabupaten Bogor

13 October 2026 - 14:03 WIB

Trending on Bogor