Menu ✖

Dark Mode
Kapolres Buru Bersama Forkopimda Tinjau Langsung Lokasi PETI Gunung Nona BUPATI BURU DIAM, KEBERATAN DIKABULKAN? Kuasa Hukum Gugat Sikap Bungkam, SK Pengakuan AW sebagai Raja Petuanan Kaiely Dipersoalkan! Langkah Nyata Internasionalisasi Kampus, FKB UBSI Bangun Kolaborasi Akademik di Malaysia Proyek Drainase Rp199,7 Juta di Cilebut Timur Dimenangkan Perusahaan Asal Papua, BPI KPNPA RI Pertanyakan Aturan Afirmasi Bupati, Wakil Bupati, dan Unsur Forkopimda Tinjau Gunung Botak, Awasi Program Penataan dan Pemulihan Pertambangan Petisi 26 Desak Pemkab Bogor Relokasi Pasar Cikema: Soroti Potensi Maladministrasi dan Dugaan Kamuflase Bisnis

Bogor

Pemkab Bogor Tingkatkan Perlindungan Anak melalui RBRA di Cibinong Situ Plaza

badge-check


					Pemkab Bogor Tingkatkan Perlindungan Anak melalui RBRA di Cibinong Situ Plaza Perbesar

SAHABAT PEMDA BOGOR | CIBINONG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor berkomitmen mewujudkan Kabupaten Layak Anak (KLA) atau meningkatkan perlindungan anak.

Pemkab Bogor menjamin perlindungan dan pemenuhan hak anak di Kabupaten Bogor.

Salah satu upayanya adalah menyediakan Ruang Bermain Ramah Anak (RBRA) di Situ Plaza Cibinong.

Hal ini disampaikan oleh Plh. Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Zaenal Ashari.

Ia menyambut Tim Audit Standarisasi dan Anugerah RBRA di Kabupaten Bogor.

Pertemuan berlangsung di Ruang Rapat Wakil Bupati, Cibinong, Senin (4/11).

Hadir juga Kepala DP3AP2KB dan Kepala DPKPP serta jajaran pemerintah.

Komisioner KPAD, perwakilan Forum Anak, Konselor Puspaga, dan APSAI Kabupaten Bogor turut hadir. Zaenal Ashari menyatakan, verifikasi lapangan audit RBRA ini sangat membanggakan.

“Ini juga menjadi motivasi dalam program perlindungan anak di Kabupaten Bogor,” kata Zaenal.

RBRA bertujuan agar anak berkembang jasmani, rohani, dan sosial serta bebas diskriminasi.

“Anak perlu ruang bermain aman agar bisa berkembang dengan baik,” lanjut Zaenal.

Zaenal menekankan pentingnya RBRA sebagai kebutuhan anak untuk bermain. Anak membutuhkan ruang aman agar tumbuh kembangnya optimal. “Ini untuk melindungi anak dari kekerasan dan diskriminasi,” tambahnya.

Menurut Zaenal, RBRA dapat dibangun di lingkungan alami atau buatan. “RBRA meningkatkan kualitas anak dalam kecerdasan sosial, budaya, dan fisik,” jelasnya.

Pemkab Bogor juga berkomitmen menghadirkan RBRA di berbagai tempat publik.

“RBRA akan tersedia di perkantoran, Puskesmas, mall, dan taman,” katanya.

Salah satu RBRA yang sudah ada ialah Cibinong Situ Plaza. “Ada juga 14 taman tematik di Kabupaten Bogor,” ungkap Zaenal.

RBRA Cibinong Situ Plaza mendapat sertifikat standarisasi pada 2019. “Harapan kami tahun ini sertifikat dapat diperoleh kembali,” tambah Zaenal.

Kepala DP3AP2KB Kabupaten Bogor, Sussy Rahayu Agustini, mengonfirmasi audit dari Kementerian PPPA.

“Kami mempresentasikan RBRA sesuai standar nasional, bahkan kami ingin memperoleh SNI,” ujar Sussy.

“Targetnya, beberapa ruang bermain lain diusulkan memperoleh sertifikat,” terang Sussy Rahayu Agustini. (red/*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Proyek Drainase Rp199,7 Juta di Cilebut Timur Dimenangkan Perusahaan Asal Papua, BPI KPNPA RI Pertanyakan Aturan Afirmasi

19 October 2026 - 07:17 WIB

Petisi 26 Desak Pemkab Bogor Relokasi Pasar Cikema: Soroti Potensi Maladministrasi dan Dugaan Kamuflase Bisnis

16 October 2026 - 23:35 WIB

Warga Kelurahan Tengah Pertanyakan Realisasi Drainase Musrenbang 2025 dan Hadiah Kelurahan Terbaik Kabupaten Bogor

16 October 2026 - 02:04 WIB

Betonisasi Jalan Desa Ligarmukti Rp144,6 Juta Disorot, Retakan Bermunculan, Diduga Tak Sesuai Spesifikasi?

15 October 2026 - 14:39 WIB

Reses di Cigudeg, Sastra Winara Serap Aspirasi Warga untuk Pembangunan Kabupaten Bogor

13 October 2026 - 14:03 WIB

Trending on Bogor